COMMUNITY
Kucing Tetap Jadi Ras Terkuat! 4.377 Anabul Sukses Check-Up Gratis Keliling Jakarta
Yatin Suleha
Kamis 22 Oktober 2026 / 06:05
- Biar anabul di Jakarta makin happy dan sehat, Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas KPKP baru aja meluncurkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling!
- Jadi, klinik berjalan ini bakal keliling gantian di lima wilayah kota administrasi.
- Lokasinya juga gampang banget dijangkau—mulai dari ruang publik, kantor pelayanan, sampe ke RPTRA terdekat dari rumah kamu.
Jakarta: Biar anabul di Jakarta makin happy dan sehat, Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas KPKP baru aja meluncurkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling!
Jadi, klinik berjalan ini bakal keliling gantian di lima wilayah kota administrasi. Lokasinya juga gampang banget dijangkau—mulai dari ruang publik, kantor pelayanan, sampe ke RPTRA terdekat dari rumah kamu.
Hasilnya? Gak main-main! Warga Jakarta keliatannya antusias banget, soalnya per 20 Oktober 2026 aja udah ada 4.377 anabul yang ditangani dari total 3.616 pet owners yang datang.
Nah, kalau dibandingin dari jenis anabulnya, kucing jelas jadi juaranya! Rincian hewan yang udah dapet perawatan itu ada 3.582 kucing, 728 anjing, 42 hewan eksotik, 22 kelinci, dan bahkan ada 3 ekor domba!
Bukan cuma itu, jangkuannya juga keren banget! Mobil Klinik Hewan Keliling ini udah mampir ke 214 titik di 5 wilayah Jakarta. Ini dia spill lokasinya:
- Jakarta Timur: 55 titik
- Jakarta Selatan: 49 titik
- Jakarta Pusat: 43 titik
- Jakarta Barat: 35 titik
- Jakarta Utara: 32 titik
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, nyampein kalau program ini tuh langkah nyata Pemprov DKI biar animal welfare makin terjamin sekaligus bikin pet parents gak perlu ribet lagi cari layanan kesehatan hewan yang worth it dan berkualitas.
Penentuan lokasinya juga gak asal-asalan, lho! Tim Dinas KPKP udah riset dulu biar tepat sasaran. Titik lokasinya dibagi berdasarkan skala prioritas—dari yang prioritas, cukup prioritas, sampe sangat prioritas. Strategi ini bikin pergerakan klinik keliling jadi jauh lebih efektif dan makin dekat sama warga.
“Layanan Klinik Hewan Keliling akan beroperasi selama enam hari dalam sepekan. Sebelum menentukan titik pelayanan, terlebih dahulu dilakukan kajian untuk menetapkan kriteria lokasi yang paling membutuhkan layanan. Penentuan lokasi ini agar setiap unit mobil dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan pelayanan secara optimal,” ujarnya, Rabu (21/10) seperti dinukil dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Soal fasilitas, Mobil Klinik Keliling ini gak kaleng-kaleng! Tiap unitnya udah dilengkapi peralatan medis veteriner yang lumayan canggih—mulai dari alat tes darah, urin, dan biokimia, USG, mikroskop, sampe mesin pembiusan dan alat diagnosa pendukung lainnya.
Gak cuma modal alat keren, di setiap mobil juga ada combo tim medis impian: 1 dokter hewan plus satu paramedik veteriner yang siap gercep bantuin pemeriksaan dan perawatan anabul kamu.
Fasilitas yang serba lengkap ini emang disiapin biar pelayanan medis buat pet kesayangan (maupun hewan lainnya yang butuh pertolongan) bisa makin optimal dan gak setengah-setengah!
“Melalui penyebaran titik pelayanan, dukungan tenaga medis veteriner, serta fasilitas pemeriksaan yang memadai, layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hewan sekaligus mewujudkan Jakarta yang sehat dan ramah bagi semua makhluk hidup,” tandasnya.
(TIN)
Jadi, klinik berjalan ini bakal keliling gantian di lima wilayah kota administrasi. Lokasinya juga gampang banget dijangkau—mulai dari ruang publik, kantor pelayanan, sampe ke RPTRA terdekat dari rumah kamu.
Hasilnya? Gak main-main! Warga Jakarta keliatannya antusias banget, soalnya per 20 Oktober 2026 aja udah ada 4.377 anabul yang ditangani dari total 3.616 pet owners yang datang.
Nah, kalau dibandingin dari jenis anabulnya, kucing jelas jadi juaranya! Rincian hewan yang udah dapet perawatan itu ada 3.582 kucing, 728 anjing, 42 hewan eksotik, 22 kelinci, dan bahkan ada 3 ekor domba!
(Mobil Klinik Hewan Keliling DKI Jakarta hadirkan layanan medis canggih dan mudah diakses demi anabul. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
- Jakarta Timur: 55 titik
- Jakarta Selatan: 49 titik
- Jakarta Pusat: 43 titik
- Jakarta Barat: 35 titik
- Jakarta Utara: 32 titik
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, nyampein kalau program ini tuh langkah nyata Pemprov DKI biar animal welfare makin terjamin sekaligus bikin pet parents gak perlu ribet lagi cari layanan kesehatan hewan yang worth it dan berkualitas.
Penentuan lokasinya juga gak asal-asalan, lho! Tim Dinas KPKP udah riset dulu biar tepat sasaran. Titik lokasinya dibagi berdasarkan skala prioritas—dari yang prioritas, cukup prioritas, sampe sangat prioritas. Strategi ini bikin pergerakan klinik keliling jadi jauh lebih efektif dan makin dekat sama warga.
“Layanan Klinik Hewan Keliling akan beroperasi selama enam hari dalam sepekan. Sebelum menentukan titik pelayanan, terlebih dahulu dilakukan kajian untuk menetapkan kriteria lokasi yang paling membutuhkan layanan. Penentuan lokasi ini agar setiap unit mobil dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan pelayanan secara optimal,” ujarnya, Rabu (21/10) seperti dinukil dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Soal fasilitas, Mobil Klinik Keliling ini gak kaleng-kaleng! Tiap unitnya udah dilengkapi peralatan medis veteriner yang lumayan canggih—mulai dari alat tes darah, urin, dan biokimia, USG, mikroskop, sampe mesin pembiusan dan alat diagnosa pendukung lainnya.
Gak cuma modal alat keren, di setiap mobil juga ada combo tim medis impian: 1 dokter hewan plus satu paramedik veteriner yang siap gercep bantuin pemeriksaan dan perawatan anabul kamu.
Fasilitas yang serba lengkap ini emang disiapin biar pelayanan medis buat pet kesayangan (maupun hewan lainnya yang butuh pertolongan) bisa makin optimal dan gak setengah-setengah!
“Melalui penyebaran titik pelayanan, dukungan tenaga medis veteriner, serta fasilitas pemeriksaan yang memadai, layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hewan sekaligus mewujudkan Jakarta yang sehat dan ramah bagi semua makhluk hidup,” tandasnya.
(TIN)