COMMUNITY

Masih Sering Bingung Uang Habis ke Mana? Coba Terapkan Cara Ini

A. Firdaus
Rabu 08 Juli 2026 / 10:07
Ringkasnya gini..
  • Cara ini dinilai dapat membantu seseorang lebih disiplin dalam mengatur pengeluaran sekaligus mempermudah mencapai target finansial.
  • Membagi dana ke beberapa kategori.
  • Salah satu cara mengenali kondisi keuangan adalah dengan mengevaluasi kebiasaan finansial.
Jakarta: Banyak orang mengira kondisi keuangan akan membaik jika penghasilan bertambah. Padahal, tanpa pengelolaan yang tepat, uang dalam jumlah berapa pun bisa habis tanpa terasa.

Karena itu, salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memisahkan uang berdasarkan tujuan penggunaannya. Cara ini dinilai dapat membantu seseorang lebih disiplin dalam mengatur pengeluaran sekaligus mempermudah mencapai target finansial.

PT Bank Jago Tbk pun menghadirkan fitur Inspirasi Kantong di Aplikasi Jago untuk membantu pengguna menyusun 'kantong' keuangan sesuai kebutuhan, kebiasaan, dan tujuan finansial masing-masing.

Menurut Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago Michael Hartawan, setiap orang memiliki prioritas dan perjalanan finansial yang berbeda sehingga tidak ada satu strategi yang cocok untuk semua.

"Setiap orang memiliki tujuan dan cara mengelola uang yang berbeda. Inspirasi Kantong membantu pengguna menemukan susunan kantong yang paling sesuai dengan kondisi keuangan mereka," ujar Michael.

Lantas, bagaimana cara agar pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif?
 

1. Tentukan tujuan keuangan terlebih dahulu


Sebelum mulai menyusun anggaran, tentukan apa yang ingin dicapai. Apakah kamu ingin membangun dana darurat, membeli rumah, membuka usaha, berlibur, atau menyiapkan dana pendidikan.

Tujuan yang jelas akan membuat pengeluaran lebih terarah sehingga uang tidak mudah habis untuk kebutuhan yang kurang penting.
 

2. Pisahkan uang sesuai fungsinya


Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mencampur seluruh uang dalam satu rekening atau satu pos.

Membagi dana ke beberapa kategori, misalnya kebutuhan harian, tabungan, dana darurat, investasi, hingga pengeluaran rutin, dapat membantu mengontrol arus kas sekaligus mengurangi risiko menggunakan uang tabungan untuk kebutuhan konsumtif.
 

3. Sesuaikan strategi dengan kondisi pribadi


Tidak semua orang memiliki kondisi keuangan yang sama. Ada yang sedang membangun bisnis, fokus menabung untuk menikah, mempersiapkan biaya pendidikan anak, atau ingin melunasi utang.

Karena itu, strategi pengelolaan uang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing, bukan sekadar mengikuti tren.
 

4. Evaluasi kebiasaan mengelola uang


Salah satu cara mengenali kondisi keuangan adalah dengan mengevaluasi kebiasaan finansial. Misalnya, apakah lebih banyak uang habis untuk kebutuhan sehari-hari, belanja impulsif, atau justru sudah rutin menabung.

Melalui fitur Inspirasi Kantong, kamu akan menjawab beberapa pertanyaan sederhana mengenai aspirasi, kebiasaan, kapasitas finansial, hingga tingkat kepercayaan diri dalam mengelola uang. Dari hasil tersebut, pengguna akan memperoleh rekomendasi susunan Kantong yang dapat langsung digunakan atau disesuaikan dengan kebutuhannya.
 

5. Ingat, bukan nominal yang paling menentukan


Sebelum meluncurkan fitur tersebut, Bank Jago menggelar Reality Challenge: Seni Menempatkan Uang yang melibatkan 10 peserta dengan latar belakang dan tujuan finansial berbeda.

Seluruh peserta menerima tambahan dana dengan nominal yang sama dan diberi kebebasan mengelolanya selama 30 hari. Menariknya, setelah menjalani tantangan tersebut, sebagian besar peserta menyadari bahwa kemampuan mengelola uang ternyata lebih penting dibanding sekadar memiliki uang lebih banyak.

Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan finansial tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga oleh kemampuan menetapkan prioritas dan menempatkan uang sesuai kebutuhan.
 

Kelola uang sesuai tujuan hidup


Setiap orang memiliki perjalanan finansial yang berbeda. Ada yang sedang mengejar impian membangun usaha, mempersiapkan ibadah umrah orang tua, membangun dana darurat, hingga menabung untuk pendidikan atau liburan.

Karena itu, tidak ada satu formula yang berlaku untuk semua orang. Yang terpenting adalah memiliki sistem yang membuat uang lebih terarah sesuai tujuan hidup.

Dengan memisahkan dana berdasarkan kebutuhan dan rutin mengevaluasi kondisi keuangan, pengelolaan uang dapat menjadi lebih teratur sekaligus membantu mewujudkan berbagai target finansial di masa depan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH