Kolaborasi Unik! Pokémon dan Indonesia Ciptakan Poké Wayang
- The Pokemon Company berkolaborasi bersama pemerintah Indonesia untuk menghadirkan koleksi "Poke Wayang" yang istimewa.
- Kolaborasi ini mempertemukan warisan budaya Indonesia, wayang dengan karakter-karakter dalam dunia Pokemon.
- Ini cara baru merayakan intellectual property (IP) Pokemon dan mempromosikan wayang kepada penggemar.
Jakarta: Kabar baik buat penggemar! The Pokemon Company berkolaborasi bersama pemerintah Indonesia untuk menghadirkan koleksi "Poke Wayang" yang istimewa.
Kolaborasi ini mempertemukan warisan budaya Indonesia, wayang dengan karakter-karakter dalam dunia Pokemon, sebagai cara baru merayakan intellectual property (IP) Pokemon. Hal ini juga sekaligus mempromosikan wayang kepada penggemar.
"Poke Wayang" akan dihadirkan dalam bentuk pertunjukan dalam rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE), Oktober 2026 mendatang. The Pokemon Company bersama pemerintah Indonesia juga merencanakan pengenalan karya kolaborasi tersebut ke sekolah-sekolah dasar di Tanah Air.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, kolaborasi ini menjadi jalan untuk memperkuat promosi warisan budaya Indonesia. Kolaborasi antarnegara dinilai dapat menghadirkan efek ganda dengan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia dan membuka peluang ekonomi bagi pelaku industri kreatif.
"Kita berharap wayang semakin dikenal di dunia. Kita sama-sama menyebarkan budaya Indonesia dengan wayang juga Pokemon yang sudah dikenal juga di dunia internasional," kata Fadli Zon saat konferensi pers Pokémon Future Plans for Indonesia 2026-2027 di Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Wayang sendiri merupakan Warisan Budaya Takbenda Dunia yang telah diakui UNESCO. Kesenian tersebut juga memiliki beragam bentuk di Indonesia, antara lain wayang kulit dari Jawa Tengah, wayang suket yang dibuat dari rumput dan alang-alang, serta wayang Sasak dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Kolaborasi ini juga disambut baik oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar. Kolaborasi ini berpotensi memberikan dampak ekonomi. Menurut dia, pengenalan wayang melalui merek global seperti Pokémon dapat menciptakan peluang lebih besar bagi pelaku industri kreatif, khususnya sektor kriya.
Menurut Irene, dampak tersebut dapat meluas karena semakin banyak masyarakat mengenal wayang. Dalam jangka lebih jauh, pengenalan tersebut juga berpotensi mendorong ketertarikan terhadap wisata budaya Indonesia.
"Bukan hanya melestarikan budaya, tapi secara ekonomi bisa mendapatkan order lebih banyak. Dampaknya sudah pasti ada di kriya, kemudian lebih banyak orang mengenal wayang, nanti akan ada wisatawan yang bisa masuk sini juga," jelasnya.
The Pokémon Company, Chief Operating Officer Takato Utsunomiy,mengatakan kolaborasi tersebut merupakan hasil proses yang panjang untuk menghadirkan pengalaman baru bersama Pokémon dengan tetap mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
"Melalui interaksi kami dengan masyarakat Indonesia, saya merasakan bahwa budaya Jepang tidak sekadar dikenal di sini, melainkan dipahami dan dinikmati secara mendalam. Karena itu, kami pun ingin belajar dari Indonesia, salah satunya dari kesenian tradisional seperti wayang," jelas Takato.
Takato mengatakan pihaknya menghormati kekayaan budaya Indonesia dan ingin mempelajarinya. Tentunya sembari menciptakan pengalaman baru khas Pokémon bersama masyarakat Indonesia.
"Kami sangat menghormati dan ingin mempelajari kekayaan budaya tersebut sembari menciptakan pengalaman baru khas Pokémon bersama Anda semua," imbuhnya.
Selain Poké Wayang, Pokémon juga akan menghadirkan berbagai kolaborasi. Mulai dari Pokémon RUN, perilisan versi bahasa Indonesia untuk permainan ponsel pintar "Pokémon Trading Card Game Pocket, penyelenggaraan ara "Pikachu's Indonesia Journey" dipastikan akan digelar (diadakan secara bersamaan dengan "Nintendo Switch and Nintendo Switch 2 Experience Jakarta").
(FIR)