Kartu Pokemon Pikachu Illustrator milik Logan Paul terjual di lelang seharga USD16,5 juta.
Kartu Pokemon Pikachu Illustrator milik Logan Paul terjual di lelang seharga USD16,5 juta.

Kartu Pokémon Jadi Investasi Alternatif? Ini Potensi Untung dan Risiko yang Perlu Dipahami

Annisa ayu artanti • 02 Oktober 2026 12:24
Ringkasnya gini..
  • Kartu Pokémon tertentu memang bisa menghasilkan keuntungan besar, tetapi mayoritas kartu tidak memiliki kelangkaan dan permintaan yang sama.
  • Pikachu Illustrator PSA 10 terjual USD16,492 juta pada 2026, menjadi contoh ekstrem nilai kartu Pokémon langka.
Jakarta: Kartu Pokémon mungkin dulu cuma dianggap barang koleksi anak-anak. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, selembar kartu bisa memiliki harga hingga jutaan dolar. 
Lantas, apakah kartu Pokémon benar-benar bisa disebut investasi pada 2026?

Jawabannya tidak sesederhana melihat harga satu kartu yang melonjak berkali-kali lipat.

Merangkum dari laman Bleap Finance, Jumat, 2 Oktober 2026, pasar kartu Pokémon memang memiliki contoh keuntungan yang luar biasa. Pada Februari 2026, misalnya, satu kartu Pikachu Illustrator PSA 10 terjual seharga USD16,492 juta melalui Goldin Auctions. 

Guinness World Records mencatatnya sebagai kartu Pokémon sekaligus kartu trading yang paling mahal yang pernah terjual di lelang.

Namun, kasus seperti itu merupakan pengecualian ekstrem. Sebagian besar kartu Pokémon tidak memiliki kelangkaan, kondisi, permintaan, atau likuiditas yang sama.

Kartu Pokémon Memang Bisa Menghasilkan Return Tinggi

Salah satu alasan kartu Pokémon menarik perhatian investor adalah adanya sejumlah kartu vintage yang mengalami kenaikan harga sangat besar.

Kartu langka dari era awal Pokémon TCG, terutama yang jumlahnya terbatas dan berada dalam kondisi sangat baik, dapat memiliki nilai jauh di atas harga awalnya.

Pikachu Illustrator menjadi contoh paling ekstrem. Kartu tersebut awalnya diberikan sebagai hadiah dalam kontes ilustrasi CoroCoro pada 1998. 
 

Guinness mencatat hanya 39 kartu yang diberikan kepada pemenang kontes, sementara kartu yang terjual pada 2026 merupakan satu-satunya salinan yang diketahui mendapatkan grade PSA Gem Mint 10.

Kartu tersebut sebelumnya dibeli Logan Paul pada 2021 dengan harga USD5,275 juta. Lima tahun kemudian, kartu yang sama terjual melalui lelang dengan nilai total USD16,492 juta termasuk buyer's premium.

Kenapa Kartu Langka Bisa Sangat Mahal?

Ada beberapa faktor yang membuat harga kartu tertentu berbeda jauh dari kartu Pokémon biasa. Pertama adalah kelangkaan. Kartu dari cetakan lama yang sudah tidak diproduksi lagi memiliki jumlah pasokan terbatas. Semakin sedikit kartu yang tersedia dalam kondisi bagus, semakin besar potensi persaingan di antara kolektor.

Kedua adalah kondisi kartu. Kartu yang sama dapat memiliki harga sangat berbeda tergantung kondisi dan hasil grading. Faktor seperti centering, sudut kartu, permukaan, dan tepi ikut menentukan nilai kartu.

PSA menggunakan skala penilaian hingga 10, dengan PSA Gem Mint 10 sebagai tingkat tertinggi. PSA juga menyebut kondisi kartu dan grade tinggi dapat menambah kelangkaan sekaligus nilai sebuah koleksi.

Grading Bisa Mengubah Harga Kartu

Dalam pasar Pokémon, istilah grading sangat penting. Kartu yang masih mentah atau raw belum mendapatkan penilaian pihak ketiga. Sementara kartu yang sudah dinilai PSA, BGS, atau CGC memiliki informasi tambahan mengenai kondisi dan keasliannya.

Namun, grading bukan jaminan kartu otomatis menguntungkan. Ada biaya yang harus dibayar untuk proses tersebut. Ada pula waktu tunggu dan risiko kartu mendapatkan nilai lebih rendah dari perkiraan pemiliknya.

Tidak Semua Kartu Pokémon Naik Harganya

Ini bagian yang sering terlewat ketika melihat cerita kartu Pokémon bernilai ratusan ribu atau jutaan dolar. Tidak semua kartu Pokémon merupakan aset langka. Pokémon mencetak kartu dalam jumlah sangat besar. PSA, mengutip data The Pokémon Company, menyebut sekitar 10 miliar kartu dicetak pada 2025 saja. Artinya, jumlah kartu yang tersedia sangat besar.

Kartu yang dicetak dalam jumlah banyak, memiliki permintaan kolektor yang rendah, atau tersedia dalam kondisi bagus dalam jumlah besar tentu menghadapi dinamika yang berbeda dari kartu seperti Pikachu Illustrator.

Kartu Pokémon Berbeda dari Saham dan Emas

Perbandingan dengan saham, emas, atau properti juga perlu dilakukan secara hati-hati.Saham memiliki pasar yang relatif likuid dan infrastruktur perdagangan yang sudah mapan. Investor juga bisa memperoleh dividen dari sebagian saham.

Emas memiliki pasar komoditas yang luas dan dapat diperjualbelikan melalui berbagai saluran.
Sementara itu, kartu Pokémon tidak memiliki karakteristik tersebut. Kartu tidak menghasilkan pendapatan rutin. Tidak ada dividen atau bunga yang dibayarkan hanya karena seseorang menyimpan kartu.

Keuntungan baru terealisasi ketika kartu tersebut berhasil dijual dengan harga lebih tinggi daripada total biaya yang dikeluarkan.

Jadi, Apakah Kartu Pokémon Bisa Disebut Investasi?

Bisa, tetapi karakteristiknya lebih dekat dengan investasi alternatif atau aset koleksi yang spekulatif daripada investasi keuangan konvensional.

Ada bukti bahwa kartu tertentu mampu menghasilkan keuntungan luar biasa. Pikachu Illustrator menjadi contoh terbaru yang paling ekstrem dengan penjualan USD16,492 juta pada Februari 2026.

Namun, keberhasilan kartu tersebut tidak berarti mayoritas kartu Pokémon akan memberikan hasil serupa. Potensi keuntungan sangat bergantung pada kartu yang dipilih, harga ketika membeli, kondisi, grading, kelangkaan, permintaan kolektor, biaya transaksi, serta kemampuan menemukan pembeli ketika ingin menjual.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan