COMMUNITY
Magnify8, Teknologi Kursi Sensorik di Bioskop untuk Pengalaman Nonton Lebih Imersif
Medcom
Senin 05 Januari 2026 / 13:31
Jakarta: Cinépolis Cinemas Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor inovasi pengalaman sinema dengan menghadirkan Magnify8, teknologi kursi sensorik generasi terbaru dari LUMMA.
Teknologi ini resmi diperkenalkan melalui kemitraan strategis Cinépolis Cinemas Indonesia dengan LUMMA, sekaligus menandai peluncuran tujuh bioskop Lumma Magnify8 di berbagai kota utama di Indonesia (Jakarta, Medan, Serang, Banjarbaru, Malang, Pekanbaru, dan Sidoarjo).
Berbeda dari format sensorik berintensitas tinggi, Magnify8 menghadirkan pendekatan baru dalam imersi sinematik. Teknologi ini dirancang untuk menjadi penguat suasana yang memperdalam emosi cerita, bukan sekadar efek teknologi.
Getaran halus yang tersinkronisasi dengan audio dan dinamika film di layar memungkinkan penonton merasakan suasana dan ketegangan secara lebih imersif, tetap nyaman, dan tidak mengganggu fokus menonton.
"Ini adalah langkah inovatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman sinematik para tamu kami. Langkah ini memperkuat posisi Cinépolis Cinemas Indonesia sebagai jaringan bioskop yang secara konsisten mengurasi dan mengintegrasikan teknologi inovatif ke dalam portofolio format bioskopnya," ujar Alejandro Aguilera Garibay, CEO Cinépolis Cinemas Indonesia.
Diketahui, Magnify8 melakukan debutnya di Indonesia pada November 2025 dengan peluncuran di empat lokasi strategis, yaitu Cinépolis Senayan Park Jakarta, Plaza Medan Fair, Mall of Serang, dan Qmall Banjarbaru.
Ekspansi berlanjut pada Desember 2025 dengan pembukaan di Cinépolis Malang Town Square, Living World Pekanbaru, Lippo Plaza Sidoarjo, serta rencana pengembangan lanjutan di berbagai kota lainnya.
Fitur Magnify8 ini dilengkapi dengan delapan titik getaran yang diprogram secara independen dan sepenuhnya disinkronkan dengan audio serta ritme film. Alih-alih menghadirkan kejutan berlebihan, Magnify8 menciptakan atmosfer yang terasa alami, memperkuat emosi cerita tanpa menyebabkan kelelahan fisik atau distraksi visual.
Pendekatan ini menjadikan Magnify8 dapat dinikmati oleh spektrum audiens yang lebih luas, termasuk penonton muda, dewasa dan orang tua. Bahkan, getaran lembutnya kerap diinterpretasikan sebagai sensasi relaksasi, sehingga memperluas fungsi teknologi sensorik dari format niche menjadi peningkatan pengalaman yang inklusif dan scalable.
Di Indonesia, format Magnify8 menghadirkan beragam konten, mulai dari film Hollywood hingga film lokal. Film perdana yang ditayangkan dalam format Magnify8 adalah Zootopia 2 dari Disney, yang kemudian disusul oleh penayangan film lokal Qorin 2 dan Janur Ireng, serta film Avatar: Fire and Ash.
Kehadiran Magnify8 membuka peluang bagi film lokal untuk dinikmati dalam format sinema premium sebagai lompatan berikutnya, menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam lintas genre. Mulai dari animasi hingga drama dan aksi melalui pendekatan yang tetap mengedepankan kenyamanan penonton.
"Kami dengan bangga mengumumkan peluncuran Magnify8 bekerja sama dengan Cinépolis Indonesia di beberapa bioskop unggulan di seluruh Indonesia. Momen penting ini semakin memperkuat kolaborasi jangka panjang kami dengan Cinépolis, yang telah berhasil menerapkan teknologi 4D E-Motion kami di Argentina, Eropa, dan Timur Tengah,” ungkap Sebastián Franco, Partner dan COO LUMMA.
Di Indonesia, Cinépolis dikenal dengan berbagai format unik seperti Cinépolis Junior, Cinépolis VIP, Cinépolis Macro XE, RealD Cinema dan kini Magnify8 sebagai format baru di jajaran bioskop premium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Teknologi ini resmi diperkenalkan melalui kemitraan strategis Cinépolis Cinemas Indonesia dengan LUMMA, sekaligus menandai peluncuran tujuh bioskop Lumma Magnify8 di berbagai kota utama di Indonesia (Jakarta, Medan, Serang, Banjarbaru, Malang, Pekanbaru, dan Sidoarjo).
Berbeda dari format sensorik berintensitas tinggi, Magnify8 menghadirkan pendekatan baru dalam imersi sinematik. Teknologi ini dirancang untuk menjadi penguat suasana yang memperdalam emosi cerita, bukan sekadar efek teknologi.
Getaran halus yang tersinkronisasi dengan audio dan dinamika film di layar memungkinkan penonton merasakan suasana dan ketegangan secara lebih imersif, tetap nyaman, dan tidak mengganggu fokus menonton.
"Ini adalah langkah inovatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman sinematik para tamu kami. Langkah ini memperkuat posisi Cinépolis Cinemas Indonesia sebagai jaringan bioskop yang secara konsisten mengurasi dan mengintegrasikan teknologi inovatif ke dalam portofolio format bioskopnya," ujar Alejandro Aguilera Garibay, CEO Cinépolis Cinemas Indonesia.
Diketahui, Magnify8 melakukan debutnya di Indonesia pada November 2025 dengan peluncuran di empat lokasi strategis, yaitu Cinépolis Senayan Park Jakarta, Plaza Medan Fair, Mall of Serang, dan Qmall Banjarbaru.
Ekspansi berlanjut pada Desember 2025 dengan pembukaan di Cinépolis Malang Town Square, Living World Pekanbaru, Lippo Plaza Sidoarjo, serta rencana pengembangan lanjutan di berbagai kota lainnya.
Fitur Magnify8 ini dilengkapi dengan delapan titik getaran yang diprogram secara independen dan sepenuhnya disinkronkan dengan audio serta ritme film. Alih-alih menghadirkan kejutan berlebihan, Magnify8 menciptakan atmosfer yang terasa alami, memperkuat emosi cerita tanpa menyebabkan kelelahan fisik atau distraksi visual.
Pendekatan ini menjadikan Magnify8 dapat dinikmati oleh spektrum audiens yang lebih luas, termasuk penonton muda, dewasa dan orang tua. Bahkan, getaran lembutnya kerap diinterpretasikan sebagai sensasi relaksasi, sehingga memperluas fungsi teknologi sensorik dari format niche menjadi peningkatan pengalaman yang inklusif dan scalable.
Di Indonesia, format Magnify8 menghadirkan beragam konten, mulai dari film Hollywood hingga film lokal. Film perdana yang ditayangkan dalam format Magnify8 adalah Zootopia 2 dari Disney, yang kemudian disusul oleh penayangan film lokal Qorin 2 dan Janur Ireng, serta film Avatar: Fire and Ash.
Kehadiran Magnify8 membuka peluang bagi film lokal untuk dinikmati dalam format sinema premium sebagai lompatan berikutnya, menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam lintas genre. Mulai dari animasi hingga drama dan aksi melalui pendekatan yang tetap mengedepankan kenyamanan penonton.
"Kami dengan bangga mengumumkan peluncuran Magnify8 bekerja sama dengan Cinépolis Indonesia di beberapa bioskop unggulan di seluruh Indonesia. Momen penting ini semakin memperkuat kolaborasi jangka panjang kami dengan Cinépolis, yang telah berhasil menerapkan teknologi 4D E-Motion kami di Argentina, Eropa, dan Timur Tengah,” ungkap Sebastián Franco, Partner dan COO LUMMA.
Di Indonesia, Cinépolis dikenal dengan berbagai format unik seperti Cinépolis Junior, Cinépolis VIP, Cinépolis Macro XE, RealD Cinema dan kini Magnify8 sebagai format baru di jajaran bioskop premium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)