COMMUNITY

PacaRUN 2026, Ketika Olahraga Jadi Cara Baru Berkenalan

A. Firdaus
Sabtu 10 Januari 2026 / 17:37
Jakarta: Lari kini tak lagi melulu tentang mengejar waktu dan garis finis. Di tengah gaya hidup urban yang kian cepat, muncul tren baru yang justru mengajak anak muda untuk melambat, saling menyapa, dan membangun koneksi secara lebih alami.

Konsep itulah yang dihadirkan Closeup lewat PacaRUN 2026, sebuah running-date pertama di Indonesia yang digelar di Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Diikuti lebih dari 300 peserta, PacaRUN menawarkan pengalaman berlari yang berbeda dari fun run pada umumnya. Alih-alih berkompetisi soal kecepatan, peserta justru diajak menikmati lintasan dengan ritme santai. Sejalan dengan semangat 'the slower you run, the better', acara lari ini membuka ruang interaksi tanpa tekanan, jauh dari kultur swiping cepat ala aplikasi kencan.
 
Bagi generasi muda, khususnya Gen Z, PacaRUN menjadi alternatif cara berkenalan yang terasa lebih nyata. Closeup melihat kebutuhan akan koneksi autentik di tengah kehidupan digital yang serba instan. Lewat pendekatan ini, olahraga tak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi medium sosial yang menyenangkan.
 

Rute penuh makna


Sepanjang rute, peserta disuguhi berbagai interactive stations yang dirancang untuk memecah kekakuan. Mulai dari Wheel of Attraction yang memancing obrolan ringan, Photo Corner untuk mengabadikan momen bersama teman baru, Karaoke Box Booth yang mencairkan suasana, hingga Double Drop Stick Challenge yang menuntut kekompakan dan kerja sama. Setiap aktivitas membuka peluang lahirnya spontaneous meet-cute moments, sesuatu yang kini terasa semakin langka.

Selepas finis, suasana santai terasa kian hangat di area Hutan Kota GBK. Tawa, obrolan ringan, hingga pertukaran kontak berlangsung natural. PacaRUN pun menjelma menjadi ruang aman dan inklusif, tempat koneksi baru tumbuh tanpa rasa canggung.

Keseruan acara ditutup dengan penampilan Idgitaf yang sukses menghidupkan suasana menjelang malam. Musik, energi positif, dan interaksi yang terbangun sepanjang hari memperkuat pesan bahwa konsep running date bisa menjadi cara berkenalan yang lebih jujur, rileks, dan menyenangkan.



Head of Marketing Oral Care Unilever Indonesia, Rikka Anggitha, menilai PacaRUN sebagai refleksi kebutuhan generasi muda akan koneksi nyata.

“Melihat bagaimana peserta membuka diri dan membangun kedekatan secara organik membuktikan bahwa koneksi real tetap sangat dibutuhkan, meski dunia kini semakin digital. Kami ingin menyediakan ruang yang aman, nyaman, dan suportif bagi mereka,” ujarnya.

Senada, antusiasme juga datang dari KOL Gaby Saputra yang turut hadir. Ia menyebut konsep PacaRUN sebagai pengalaman baru yang segar. “Semua aktivitasnya bikin interaksi terasa natural. Ini cara yang fun dan beda buat ketemu orang baru dan membangun chemistry,” katanya.

Sebagai pionir dating run di Indonesia, PacaRUN 2026 berhasil memadukan olahraga, hiburan, dan koneksi sosial dalam satu format yang relevan dengan gaya hidup Gen Z. Saat peserta diberi ruang untuk melambat dan menikmati proses, peluang untuk get closer pun hadir dengan sendirinya, tanpa paksaan, tanpa filter, dan penuh energi positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH