COMMUNITY

Komunitas Ibu Diajak Mengenali Pentingnya Material Bebas Timbal untuk Hunian

Elang Riki Yanuar
Jumat 24 Juli 2026 / 15:00
Ringkasnya gini..
  • Edukasi komunitas mengingatkan bahwa rumah sehat tidak hanya bergantung pada kebersihan, tetapi juga kualitas udara dan material yang digunakan.
  • Dokter mengimbau orang tua mewaspadai paparan timbal di rumah karena berisiko mengganggu kesehatan anak dan ibu hamil.
  • Praktisi home living mengajak keluarga memilih material yang aman agar rumah lebih nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Jakarta: Menciptakan rumah yang sehat tidak hanya bergantung pada kebersihan. Kualitas udara, pencahayaan, sirkulasi, hingga material yang digunakan di dalam hunian juga berperan penting dalam menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah.

Kesadaran inilah yang menjadi fokus dalam kegiatan edukasi bersama komunitas Ibu Hebat yang mempertemukan praktisi home living, dokter spesialis anak, dan pelaku industri untuk membahas cara mewujudkan hunian yang aman dan nyaman bagi keluarga.

Dalam diskusi tersebut, peserta diajak memahami bahwa rumah bukan sekadar tempat beristirahat. Hunian juga menjadi ruang anak belajar, bermain, berkembang, dan berinteraksi dengan keluarga sehingga setiap elemen di dalamnya perlu dirancang dengan mempertimbangkan aspek kesehatan.

Co-Founder dan Creative Director Living Loving, Nike Prima, mengatakan sudut pandang seseorang terhadap rumah biasanya berubah setelah memiliki anak. Menurutnya, faktor keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama, bahkan melebihi pertimbangan estetika.

"Ketika memiliki anak, kita tidak hanya memikirkan desain dan estetika rumah semata, tetapi juga bagaimana setiap ruang dapat mendukung anak untuk belajar, bermain, dan bertumbuh dengan nyaman. Karena itu, material yang digunakan di rumah menjadi sama pentingnya dengan desain dan pilihan warna," ujar Nike.

Nike menjelaskan, pemilihan material rumah, termasuk cat dinding, sebaiknya mempertimbangkan fungsi ruangan, kualitas produk, hasil akhir, serta standar keamanannya. Sementara dari sisi desain, ia membagikan panduan komposisi warna 60-30-10, yaitu 60 persen warna utama, 30 persen warna pendukung melalui furnitur atau tekstil, dan 10 persen warna aksen agar ruangan terasa lebih seimbang.
"Rumah yang nyaman tidak selalu harus luas. Yang terpenting adalah bagaimana ruang digunakan secara efisien, tetap rapi, memperoleh pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, serta menggunakan material yang berkualitas dan aman," jelasnya.

Dari sisi kesehatan, dokter spesialis anak Dr. Maria Chrismayani Hindom, M.Med.Sc., Sp.A. atau dr. Merry mengingatkan bahwa lingkungan rumah memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia menilai masih banyak orang tua yang hanya berfokus pada kebersihan rumah tanpa memperhatikan faktor lain yang tidak kalah penting.

"Rumah yang sehat tidak hanya ditentukan oleh kebersihan namun perlu memperhatikan kualitas udara, pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta material yang digunakan di dalam rumah. Paparan dari lingkungan dapat terjadi tanpa disadari, sehingga penting bagi keluarga untuk mengambil langkah preventif," ujar dr. Merry.

Salah satu hal yang disorot adalah potensi paparan timbal dari material yang digunakan di dalam rumah. Menurut dr. Merry, timbal dapat masuk ke dalam tubuh melalui debu atau partikel yang terhirup maupun tertelan. 

Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan karena otak dan sistem saraf mereka masih berkembang. Paparan dalam jangka panjang juga dapat berdampak pada kesehatan orang dewasa, termasuk fungsi ginjal dan sistem kardiovaskular, serta berisiko bagi ibu hamil karena dapat memengaruhi janin.

"Orang tua tidak perlu panik, tetapi perlu lebih memahami sumber paparan di sekitar rumah. Memilih material yang memenuhi standar keamanan, termasuk cat bebas timbal, merupakan salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kansai Paint turut menyampaikan komitmennya menghadirkan produk cat bebas timbal sebagai bagian dari upaya mendukung hunian yang lebih sehat. Perusahaan menyebut seluruh portofolio catnya telah menggunakan formulasi bebas timbal sejak September 2025.

Marketing Manager PT Kansai Prakarsa Coatings, Jemmy Haryono, mengatakan kebutuhan masyarakat kini tidak hanya sebatas menciptakan rumah yang menarik secara visual, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga.

"Kami melihat semakin banyak keluarga Indonesia yang tidak hanya menginginkan rumah yang indah, tetapi juga rumah yang aman, nyaman, dan memberikan rasa tenang," ujar Jemmy.

Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih material yang aman bagi kesehatan keluarga. Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas dapat membantu menyebarkan informasi mengenai langkah-langkah sederhana dalam menciptakan hunian yang lebih sehat.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang membantu keluarga Indonesia menciptakan rumah yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga lebih aman, nyaman, dan berkualitas, sehingga memberikan ketenangan bagi masyarakat Indonesia," tutup Jemmy.



 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)

MOST SEARCH