BEAUTY
Ini Panduan Pilih Skin Tint Buat Kulit Berjerawat
Yatin Suleha
Senin 02 November 2026 / 19:20
- Punya kulit berjerawat atau gampang breakout emang bikin dilema pas mau dandan.
- Pakai foundation tebal rasanya berat dan takut pori-pori tersumbat.
- Biar tampilan kamu tetap slay dan kulit tetap aman, yuk simak cara memilih skin tint yang tepat buat kulit berjerawat di bawah ini!
Jakarta: Punya kulit berjerawat atau gampang breakout emang bikin dilema pas mau dandan. Pakai foundation tebal rasanya berat dan takut pori-pori tersumbat.
Tapi kalau gak pakai complexion sama sekali kadang bikin kurang percaya diri. Nah, skin tint hadir jadi holy grail baru buat kamu yang mau tampil fresh tanpa rasa dempul!
Meskipun formulanya tergolong ringan dan breathable, kamu gak boleh asal pilih skin tint. Salah formula sedikit aja, jerawat bisa makin ngamuk.
Biar tampilan kamu tetap slay dan kulit tetap aman, yuk simak cara memilih skin tint yang tepat buat kulit berjerawat di bawah ini!
Ini hukumnya wajib banget! Sebelum tergiur sama packaging yang lucu atau racun di TikTok, selalu pastikan ada label non-comedogenic dan oil-free di kemasannya.
Label ini menandakan kalau formulanya enggak bakal menyumbat pori-pori atau memicu timbulnya komedo dan jerawat baru. Jadi, kulit kamu tetap bisa "bernapas" dengan nyaman seharian.
Walaupun tren dewy skin atau kulit becek glowing lagi menjamur, pemilik kulit berjerawat yang cenderung berminyak sebaiknya lebih hati-hati.
Skin tint dengan hasil akhir yang terlalu dewy kadang mengandung kadar minyak cukup tinggi yang bisa bikin wajah kelihatan makin kilap setelah beberapa jam.
Pilihan paling aman adalah mencari hasil akhir natural matte atau satin biar kontrol minyaknya lebih oke tanpa bikin wajah kelihatan kering ketarik.
Zaman sekarang banyak skin tint yang sudah mengusung konsep hybrid skincare-makeup. Ini keuntungan besar buat kamu!
Coba cari produk yang di dalamnya punya kandungan nutrisi tambahan seperti Niacinamide buat mencerahkan bekas jerawat, Salicylic Acid buat meredakan kemerahan, atau Centella Asiatica (Cica) dan Tea Tree yang ampuh menenangkan peradangan.
Jadi sambil meratakan warna kulit, kamu juga sekaligus merawat jerawatnya.
Skin tint punya tekstur yang bervariasi, mulai dari yang cair seperti air (water-based) sampai yang agak kental seperti losion.
Buat kulit yang lagi reaktif atau penuh jerawat aktif, formulasi berbasis air (water-based) adalah opsi terbaik.
Tekstur cair ini gampang banget dibaurkan pakai jari tanpa perlu ditekan kencang, cepat meresap, dan gak meninggalkan rasa lengket yang mengganggu.
Inget ya, fungsi utama skin tint adalah meratakan warna kulit secara alami (sheer coverage), bukan untuk menutupi jerawat kemerahan secara instan layaknya concealer. Jadi, pilihlah skin tint yang coverage-nya buildable (bisa ditumpuk tipis-tipis).
Kalau ada jerawat aktif atau bekas jerawat yang masih membekas, cukup totolkan concealer secara terpisah di area tersebut biar riasan wajah kamu tetap kelihatan halus dan gak tebal secara keseluruhan.
(TIN)
Tapi kalau gak pakai complexion sama sekali kadang bikin kurang percaya diri. Nah, skin tint hadir jadi holy grail baru buat kamu yang mau tampil fresh tanpa rasa dempul!
Meskipun formulanya tergolong ringan dan breathable, kamu gak boleh asal pilih skin tint. Salah formula sedikit aja, jerawat bisa makin ngamuk.
Biar tampilan kamu tetap slay dan kulit tetap aman, yuk simak cara memilih skin tint yang tepat buat kulit berjerawat di bawah ini!
Cek klaim non-comedogenic dan oil-free
Ini hukumnya wajib banget! Sebelum tergiur sama packaging yang lucu atau racun di TikTok, selalu pastikan ada label non-comedogenic dan oil-free di kemasannya.
Label ini menandakan kalau formulanya enggak bakal menyumbat pori-pori atau memicu timbulnya komedo dan jerawat baru. Jadi, kulit kamu tetap bisa "bernapas" dengan nyaman seharian.
Pilih hasil akhir natural matte atau satin
(Pilih skin tint berlabel non-comedogenic, bertekstur ringan, dan mengandung skincare agar kulit berjerawat tetap aman. Foto: Dok. Ilustrasi/AI Generate)
Skin tint dengan hasil akhir yang terlalu dewy kadang mengandung kadar minyak cukup tinggi yang bisa bikin wajah kelihatan makin kilap setelah beberapa jam.
Pilihan paling aman adalah mencari hasil akhir natural matte atau satin biar kontrol minyaknya lebih oke tanpa bikin wajah kelihatan kering ketarik.
Cari yang mengandung skincare penyembuh jerawat
Zaman sekarang banyak skin tint yang sudah mengusung konsep hybrid skincare-makeup. Ini keuntungan besar buat kamu!
Coba cari produk yang di dalamnya punya kandungan nutrisi tambahan seperti Niacinamide buat mencerahkan bekas jerawat, Salicylic Acid buat meredakan kemerahan, atau Centella Asiatica (Cica) dan Tea Tree yang ampuh menenangkan peradangan.
Jadi sambil meratakan warna kulit, kamu juga sekaligus merawat jerawatnya.
Utamakan konsistensi yang cair dan ringan
Skin tint punya tekstur yang bervariasi, mulai dari yang cair seperti air (water-based) sampai yang agak kental seperti losion.
Buat kulit yang lagi reaktif atau penuh jerawat aktif, formulasi berbasis air (water-based) adalah opsi terbaik.
Tekstur cair ini gampang banget dibaurkan pakai jari tanpa perlu ditekan kencang, cepat meresap, dan gak meninggalkan rasa lengket yang mengganggu.
Baca Juga :
Lebih Ringan dari Foundation, Ini Lho Kelebihan Skin Tint dan Rekomendasi Produknya Untukmu
Pilih coverage yang buildable
Inget ya, fungsi utama skin tint adalah meratakan warna kulit secara alami (sheer coverage), bukan untuk menutupi jerawat kemerahan secara instan layaknya concealer. Jadi, pilihlah skin tint yang coverage-nya buildable (bisa ditumpuk tipis-tipis).
Kalau ada jerawat aktif atau bekas jerawat yang masih membekas, cukup totolkan concealer secara terpisah di area tersebut biar riasan wajah kamu tetap kelihatan halus dan gak tebal secara keseluruhan.
(TIN)