BEAUTY

Puff Bedak Kotor! Begini Cara Merawatnya agar Tetap Higienis

A. Firdaus
Jumat 23 Oktober 2026 / 15:04
Ringkasnya gini..
  • Puff bedak dapat menumpuk minyak dan kotoran.
  • Alat makeup dapat menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme.
  • Menjaga kebersihan puff bedak bukan hanya soal membuat alat makeup terlihat bersih.
Jakarta: Saat merias wajah, puff bedak menjadi salah satu alat makeup yang sering digunakan untuk menghasilkan tampilan lebih halus dan merata. Namun, karena bersentuhan langsung dengan kulit, puff juga dapat menumpuk sisa kosmetik, minyak, sel kulit mati, dan kotoran.

Jika digunakan berulang kali tanpa dibersihkan, alat makeup dapat menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme. American Academy of Dermatology (AAD) mengingatkan bahwa aplikator makeup yang kotor berpotensi memicu masalah kulit, seperti jerawat, ruam, dan infeksi. 

Karena itu, menjaga kebersihan puff bedak bukan hanya soal membuat alat makeup terlihat bersih, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan merawat kulit wajah. Lantas, bagaimana cara merawat puff bedak yang benar agar tetap higienis? Berikut tipsnya:  

1. Bersihkan puff secara rutin


Puff yang digunakan setiap hari sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk sisa bedak terlalu lama. Untuk puff berbahan spons atau material yang menyerap produk, membersihkannya setelah digunakan merupakan kebiasaan yang baik.

AAD menyarankan spons makeup dibersihkan setiap kali selesai digunakan. Meski panduan tersebut tidak secara khusus membahas semua jenis puff bedak, prinsip menjaga aplikator tetap bersih tetap relevan. 

Perhatikan juga petunjuk perawatan dari produsen karena bahan puff dapat berbeda-beda. Jika puff digunakan untuk mengaplikasikan produk basah atau krim, jangan menunda pembersihannya.
 

2. Gunakan sabun atau pembersih yang lembut


Untuk membersihkan puff, basahi dengan air hangat suam-suam kuku, lalu gunakan sabun lembut atau pembersih yang sesuai dengan materialnya.

Pijat perlahan agar sisa bedak, minyak, dan kotoran terangkat dari permukaan maupun bagian dalam puff. Hindari menggosok terlalu keras atau memelintir puff karena dapat merusak bentuk dan teksturnya.

Setelah itu, bilas sampai tidak ada busa atau residu pembersih yang tersisa. Pastikan kamu mengikuti instruksi pada kemasan puff apabila produsen memberikan cara pencucian khusus.
 

3. Pastikan puff benar-benar kering


Setelah dicuci, tekan puff secara perlahan menggunakan handuk bersih untuk mengeluarkan kelebihan air. Jangan memerasnya dengan gerakan memelintir karena dapat merusak material.

Kemudian, letakkan puff di tempat bersih dengan sirkulasi udara yang baik sampai benar-benar kering sebelum digunakan kembali atau disimpan.
 
Puff Bedak
Spons wajah dan tubuh yang digunakan sehari-hari. Ilustrasi Magnific


Penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Dermatology menemukan bahwa spons wajah dan tubuh yang digunakan sehari-hari dapat menjadi tempat ditemukannya berbagai bakteri. Peneliti juga menekankan pentingnya mencuci secara teratur, mengeringkan sepenuhnya, dan menyimpan spons di tempat kering. 

Karena itu, hindari menyimpan puff yang masih lembap di dalam wadah tertutup atau tas makeup. Kondisi lembap dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme.
 

4. Jangan berbagi puff dengan orang lain


Meskipun terlihat bersih, puff bedak sebaiknya menjadi perlengkapan pribadi. Menggunakannya bersama teman atau anggota keluarga dapat memindahkan kotoran dan mikroorganisme dari satu orang ke orang lain.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengingatkan konsumen agar tidak berbagi kosmetik karena kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko berbagi kuman. FDA juga menyarankan agar aplikator dan wadah kosmetik dijaga kebersihannya. 

Jika ingin mencoba bedak milik orang lain, gunakan aplikator pribadi yang bersih atau aplikator sekali pakai. Hindari memakai puff bersama-sama, terutama ketika kulit sedang mengalami iritasi atau memiliki luka terbuka.
 

5. Simpan di tempat yang bersih dan kering


Setelah puff benar-benar kering, simpan di wadah yang bersih dan tidak lembap. Pastikan wadah bedak juga bebas dari sisa kosmetik yang menumpuk.

Hindari meletakkan puff langsung di meja rias yang kotor atau membiarkannya terbuka di tempat yang mudah terkena debu. Jika membawa perlengkapan makeup saat bepergian, pastikan puff tidak tercampur dengan barang-barang kotor di dalam tas.

FDA menyarankan kosmetik disimpan sesuai petunjuk produsen dan dijauhkan dari kondisi penyimpanan yang dapat mempercepat pertumbuhan mikroorganisme. 
 

6. Ganti puff jika sudah rusak atau sulit dibersihkan


Puff yang sudah berubah bentuk, robek, permukaannya rusak, atau tetap berbau setelah dibersihkan sebaiknya diganti. Hal yang sama berlaku jika puff sulit dibersihkan hingga residu kosmetik terus menempel.

Tidak ada satu masa pakai yang berlaku untuk semua puff karena daya tahannya bergantung pada bahan, frekuensi penggunaan, dan petunjuk produsen. Oleh sebab itu, periksa kondisi puff secara berkala dan jangan menunggu sampai benar-benar rusak untuk menggantinya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH