BEAUTY
Mengenal 4 Kategori MBTI by Wardah yang Bikin Tampilan Makeup Lebih Sempurna
Yuni Yuli Yanti
Senin 12 Januari 2026 / 09:00
Jakarta: Ladies, tentu kamu sudah tidak asing dengan Personal Color Analysis (PCA)? Yups, ini adalah sebuah metode analisis yang dipakai untuk menentukan palet warna yang paling cocok dengan kulit, mata, dan rambut.
Tujuannya, untuk membantu individu memilih warna-warna pakaian, makeup, dan aksesori yang akan bikin penampilan lebih mempesona dan bercahaya.
Namun, pernah enggak sih, ketika kamu sudah menemukan warna dan produk yang cocok, tetapi hasil makeupnya masih terasa kurang pas?
Jika iya, berarti kamu perlu mencoba Personal Face Analysis (PFA) by Wardah. Brand kecantikan lokal ternama ini mengumpulkan para ahli kecantikan untuk belajar langsung teknik makeup sesuai analisa wajah di negeri ginseng, Korea Selatan.
Mereka mengembangkan teori baru yang enggak cuma membahas seputar warna, tapi juga bentuk wajah dan balance makeup.
Tujuannya bukan untuk mengubah karakter wajah, tapi justru menyelaraskan apa yang sudah kamu punya agar terlihat lebih harmonis.
Konsep ini dikenal dengan istilah balance makeup. Makeup yang seimbang berarti teknik aplikasi, intensitas warna, dan penempatan produk mengikuti karakter alami wajah. PFA by Wardah mengajak kita naik level. Bukan sekadar transforming, tapi juga bisa menambah (enhancing) fitur muka dengan cara terbaik.
Intinya, kita bisa pakai makeup dengan cara yang paling fit sama fitur wajah, tanpa oplas lho!
Setiap kategori punya pendekatan makeup yang berbeda, mulai dari teknik, pilihan produk, sampai level intensitas makeup, yaitu low sampai high visual. Keempat MBTI tersebut, antara lain:
Untuk contour dan bronzer, sebaiknya aplikasikan dengan intensitas medium. Pilih warna lipstik yang bisa memberikan statement. Untuk low visual bisa coba soft contour di wajah dan pakai lip product degan finish satin. Sedangkan untuk high visual fokus di eye makeup yang bold dan contour yang tegas.
Bagi pemilik low visual, soft contour dan warm blush jadi pilihan yang tepat. Sedangkan high visual bisa mencoba glam look dengan fokus di mata dan bibir.
Untuk makeup look recommendation low visual, cocok dengan clean skin, defined brows, dan nude lips. Sedangkan untuk high visual cocok dengan sharp eyeliner, contour tipis yang presisi, lip color lebih bold tapi tetap sleek.
Gunakan blush dengan warna soft dan perhatikan penempatannya. Kemudian, pakai juga lip product yang bisa memberikan hasil natural. Untuk low visual, fokus pada teknik no-makeup makeup look, bikin pipi merona, dan sentuhan terakhirnya glossy lips.
Sementara, high visual, fokus pada bulu mata yang dibikin lentik dan lipstik dengan warna yang lebih jelas atau bold.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Tujuannya, untuk membantu individu memilih warna-warna pakaian, makeup, dan aksesori yang akan bikin penampilan lebih mempesona dan bercahaya.
Namun, pernah enggak sih, ketika kamu sudah menemukan warna dan produk yang cocok, tetapi hasil makeupnya masih terasa kurang pas?
Jika iya, berarti kamu perlu mencoba Personal Face Analysis (PFA) by Wardah. Brand kecantikan lokal ternama ini mengumpulkan para ahli kecantikan untuk belajar langsung teknik makeup sesuai analisa wajah di negeri ginseng, Korea Selatan.
Mereka mengembangkan teori baru yang enggak cuma membahas seputar warna, tapi juga bentuk wajah dan balance makeup.
PFA alternatif oplas
Diketahui, PFA by Wardah adalah metode analisis wajah yang berfokus pada struktur, garis, dan proporsi wajah secara keseluruhan. Mulai dari bentuk mata, pipi, hidung, garis rahang, hingga visual weight dari setiap fitur.Tujuannya bukan untuk mengubah karakter wajah, tapi justru menyelaraskan apa yang sudah kamu punya agar terlihat lebih harmonis.
Konsep ini dikenal dengan istilah balance makeup. Makeup yang seimbang berarti teknik aplikasi, intensitas warna, dan penempatan produk mengikuti karakter alami wajah. PFA by Wardah mengajak kita naik level. Bukan sekadar transforming, tapi juga bisa menambah (enhancing) fitur muka dengan cara terbaik.
Intinya, kita bisa pakai makeup dengan cara yang paling fit sama fitur wajah, tanpa oplas lho!
4 Makeup Balance Type Indicator
Melansir dari Female Daily, hasil dari PFA mengelompokkan wajah dalam empat kategori Makeup Balance Type Indicator (MBTI).Setiap kategori punya pendekatan makeup yang berbeda, mulai dari teknik, pilihan produk, sampai level intensitas makeup, yaitu low sampai high visual. Keempat MBTI tersebut, antara lain:
Straight–Thick
Tipe garis wajah yang lurus, tapi memiliki visual weight yang lebih kuat. Fitur wajah terlihat tegas dan berkarakter. Teknik makeup yang cocok ada di kontur dan shading yang lebih tegas, serta eye makeup yang lebih intens.Untuk contour dan bronzer, sebaiknya aplikasikan dengan intensitas medium. Pilih warna lipstik yang bisa memberikan statement. Untuk low visual bisa coba soft contour di wajah dan pakai lip product degan finish satin. Sedangkan untuk high visual fokus di eye makeup yang bold dan contour yang tegas.
Curved–Thick
Tipe ini memiliki wajah yang terlihat lembut dengan karakter kuat. Jadi, kamu perlu seimbangkan garis lembut pada wajah dan intensitas produk yang digunakan, harus fokus pada harmonisasi antara fitur wajah. Jika ingin menggunakan blush dan contour, coba untuk menghadirkan gradasi yang seamless dan eye makeup yang terlihat lebih berdimensi.Bagi pemilik low visual, soft contour dan warm blush jadi pilihan yang tepat. Sedangkan high visual bisa mencoba glam look dengan fokus di mata dan bibir.
Straight–Thin
Tipe ini punya garis wajah yang cenderung lurus dan tegas, tapi dengan visual weight yang ringan. Kesan wajahnya clean, rapi, dan modern. Teknik makeup yang cocok adalah fokus pada garis yang presisi tanpa terlihat berat, eye makeup simpel dengan shape yang jelas, dan complexion tipis tapi rapi untuk mempertahankan kesan clean.Untuk makeup look recommendation low visual, cocok dengan clean skin, defined brows, dan nude lips. Sedangkan untuk high visual cocok dengan sharp eyeliner, contour tipis yang presisi, lip color lebih bold tapi tetap sleek.
Curved–Thin
Tipe ini punya fitur wajah yang cenderung melengkung dengan visual yang ringan. Kesan wajahnya manis, lembut, dan feminin. Hindari makeup yang bikin garis wajah jadi terlalu tegas, coba untuk fokus pada blending dan transisi warna.Gunakan blush dengan warna soft dan perhatikan penempatannya. Kemudian, pakai juga lip product yang bisa memberikan hasil natural. Untuk low visual, fokus pada teknik no-makeup makeup look, bikin pipi merona, dan sentuhan terakhirnya glossy lips.
Sementara, high visual, fokus pada bulu mata yang dibikin lentik dan lipstik dengan warna yang lebih jelas atau bold.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)