BEAUTY
Bikin Betah Nempel, Ini 5 Titik Semprot yang Bikin Parfum Tahan Lama
Aulia Putriningtias
Kamis 24 September 2026 / 14:20
- Ketahanan wangi tidak hanya dipengaruhi oleh jenis parfum yang digunakan.
- Cara dan lokasi menyemprotkan parfum juga dapat memengaruhi seberapa lama aromanya bertahan.
- Dan juga seberapa kuat jejak wanginya tercium.
Jakarta: Sobat Medcom, sudah menyemprot parfum berkali-kali, tetapi aromanya cepat hilang? Ternyata, ketahanan wangi tidak hanya dipengaruhi oleh jenis parfum yang digunakan!
(TIN)
Cara dan lokasi menyemprotkan parfum juga dapat memengaruhi seberapa lama aromanya bertahan dan seberapa kuat jejak wanginya tercium. Jadi, tak heran jika banyak orang yang ingin mengetahui titik-titik semprot untuk wewangian.
Ada beberapa bagian tubuh yang disebut lebih ideal untuk mengaplikasikan parfum, terutama area yang memiliki panas tubuh atau sering bergerak. Selain itu, kondisi kulit saat memakai parfum juga ikut berperan dalam membuat aroma lebih tahan lama.
Lantas, titik semprot parfum yang wangi dan tahan lama ada di bagian mana saja? Inilah beberapa daftarnya, antara lain:
1. Pergelangan tangan bagian dalam
Pergelangan tangan bagian dalam termasuk salah satu titik nadi yang bisa digunakan untuk menyemprotkan parfum. Area ini memiliki panas tubuh yang membantu proses penguapan parfum sehingga aromanya dapat terpancar.
Namun, setelah menyemprot parfum, hindari kebiasaan menggosok kedua pergelangan tangan. Menurut penjelasan ahli parfum, menggosok pergelangan tangan dapat merusak aroma awal parfum dan membuat wanginya lebih cepat hilang.
2. Belakang telinga dan tengkuk
Bagian belakang telinga dan tengkuk juga termasuk titik yang dapat dipilih untuk menyemprotkan parfum. Keduanya merupakan area yang dekat dengan titik panas tubuh sehingga dapat membantu aroma parfum menyebar.
Lokasi ini juga membuat aroma terasa lebih dekat dengan area sekitar wajah dan kepala. Karena itu, bagian belakang telinga dan tengkuk bisa menjadi pilihan ketika ingin menggunakan parfum tanpa harus menyemprotkannya terlalu banyak ke seluruh tubuh.
3. Lekukan siku bagian dalam
Selain pergelangan tangan, lekukan siku bagian dalam juga disebut sebagai area ideal untuk menggunakan parfum. Bagian ini termasuk area tubuh yang memiliki panas.
Bagian ini dapat membantu parfum menguap secara perlahan. Menempatkan parfum di beberapa titik nadi seperti ini juga bisa membuat aroma tersebar dari beberapa bagian tubuh, bukan hanya terpusat di satu lokasi.
4. Pakaian dan rambut
Selain kulit, pakaian dan rambut juga dapat menjadi tempat untuk mengaplikasikan parfum. Serat kain dan rambut dapat memerangkap molekul aroma, sementara pakaian tidak memiliki panas tubuh seperti kulit sehingga aroma bisa bertahan lebih lama.
Meski begitu, perlu berhati-hati saat menyemprotkan parfum pada pakaian berwarna terang karena parfum berpotensi meninggalkan noda. Untuk rambut, sebaiknya jangan menggunakan parfum badan biasa secara berlebihan. Kandungan alkoholnya dapat memicu kekeringan pada rambut.
5. Area tubuh sering bergerak
Titik semprot parfum tidak harus selalu berada di titik nadi. Area tubuh yang sering bergerak atau berinteraksi dengan orang lain juga dapat menjadi pilihan.
Beberapa contohnya adalah dada, leher, lengan, dan pergelangan tangan. Bahkan, bagian belakang lutut atau ujung rok dapat digunakan untuk menciptakan aroma yang tercium ketika seseorang berjalan.
(TIN)