BEAUTY

Makeup Anti Geser: Ini 7 Hal yang Enggak Boleh Dilakukan Pas Retouch Wajah

Mia Vale
Selasa 07 April 2026 / 16:16
Ringkasnya gini..
  • Siapa sih yang enggak mau hasil makeup tetap kelihatan sempurna dan flawless dari pagi sampai malam?
  • Setelah seharian beraktivitas, kulit wajah biasanya mulai berminyak dan bikin tampilan makeup jadi enggak fresh lagi.
  • Nah, solusi paling ampuh buat menyelamatkan penampilan kamu adalah dengan cara me-retouch makeup.
Jakarta: Siapa sih yang enggak mau hasil makeup tetap kelihatan sempurna dan flawless dari pagi sampai malam? Tapi jujur aja, kadang ekspektasi enggak seindah realita. 

Seiring berjalannya waktu, apalagi setelah seharian beraktivitas, kulit wajah biasanya mulai berminyak dan bikin tampilan makeup jadi enggak fresh lagi. Kalau sudah begini, risiko makeup jadi crackey atau bahkan "longsor" pasti susah banget dihindari.

Nah, solusi paling ampuh buat menyelamatkan penampilan kamu adalah dengan cara me-retouch makeup. Langkah ini penting banget dilakukan biar riasan kamu kembali terlihat segar dan cantik, persis kayak baru pertama kali diaplikasikan tadi pagi.
 
Tapi, dalam melakukan retouch, enggak boleh sembarangan. Jangan sampai retouch makeup-mu justru membuat hasil cakey dan menggumpal saat mengaplikasikan bedak. 
 

Kesalahan umum saat retouch 




(Retouch makeup perlu dilakukan saat riasan mulai pudar, berminyak (terutama di T-zone), atau setelah 4-6 jam beraktivitas. Atau waktu krusial lainnya adalah setelah makan/minum atau beraktivitas outdoor panas. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Kesalahan bukan hanya terjadi saat awal makeup, tapi saat retouch pun bisa terjadi kesalahan. Dan kesalahan umum kala merias ulang wajah ini menurut laman Retouching Academy, meliputi mengaplikasikan bedak baru pada kulit berminyak, yang menciptakan tekstur yang tebal, menggumpal, atau tidak merata. 
 

Kesalahan umum lainnya


Selain itu, ada pula kesalahan umum lainnya yang biasa dilakukan saat retouch makeup, yakni:
 
- Menggunakan bedak padat yang tebal di area berminyak. Alih-alih menghentikan kilap, justru menyebabkan kulit tampak tebal dan terlihat lebih tua.

- Mengaplikasikan kembali concealer di atas foundation yang kering atau sudah tebal, di mana menyebabkan concealer masuk ke dalam garis-garis halus.

- Mengabaikan perpaduan tepi, seperti gagal memadukan produk baru dengan riasan lama yang menyebabkan garis-garis terlihat jelas dan kasar.

- Mengaplikasikan kembali produk kosmetik pada kulit kering dan tidak lembap yang bisa mengakibatkan tekstur yang lebih tidak rata.

- Menggunakan kuas dan spons yang kotor atau tidak sesuai dapat membuat riasan yang sudah ada menjadi berantakan.

- Lupa merapikan alis dapat merusak simetri wajah secara keseluruhan.

- Tidak mengaplikasikan bedak tabur dan memoles lipstik di atas warna lama tanpa menepuk-nepuk atau merapikan kembali garisnya, sehingga menyebabkan warna lipstik luntur dan tidak merata.

   

Yang harus diingat saat retouch 


Sama halnya dengan merias wajah saat akan beraktivitas, kala retouch pun ada beberapa yang harus diperhatikan. Pertama, selalu gunakan kertas penyerap minyak untuk menghilangkan minyak berlebih sebelum mengaplikasikan bedak. 

Gunakan sapuan ringan dan hanya aplikasikan produk di tempat yang benar-benar diperlukan. 

Campur ulang, jangan hanya menambahkan dan gunakan dan sebelum mengaplikasikan produk baru, gunakan jari atau spons yang bersih untuk membaurkan riasan yang sudah ada. 

Jika kulit terlihat kering, semprotan pelembap dapat melembutkan tekstur sebelum menambahkan riasan lebih banyak. So, makeup kamu akan kembali on dengan sempurna! 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH