BEAUTY

Martha Tilaar Meninggal Dunia, Ini Warisan Sang Maestro Kecantikan!

A. Firdaus
Rabu 14 Oktober 2026 / 14:01
Ringkasnya gini..
  • Martha Tilaar, pelopor industri kecantikan Indonesia, meninggal dunia pada Rabu, 14 Oktober 2026, di usia 89 tahun.
  • Ia merintis bisnis kecantikan dari salon sederhana pada 1970 sebelum membangun Martha Tilaar Group.
  • Warisannya mencakup pengembangan kosmetik lokal, pelestarian kecantikan tradisional Nusantara, dan pemberdayaan perempuan.

Jakarta: Kabar duka datang dari industri kecantikan Indonesia. Martha Tilaar, pendiri Martha Tilaar Group sekaligus sosok di balik merek kosmetik legendaris Sariayu, meninggal dunia pada Rabu, 14 Oktober 2026, dalam usia 89 tahun.

Kabar kepergian Martha dikonfirmasi melalui unggahan akun resmi Martha Tilaar Group di Instagram. Keluarga mengenang sosoknya sebagai pelopor yang mendedikasikan hidup untuk memajukan industri kecantikan Indonesia, melestarikan budaya Nusantara, dan memberdayakan perempuan.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi industri kecantikan Tanah Air. Selama puluhan tahun, Martha dikenal sebagai sosok yang memadukan pengetahuan kecantikan modern dengan kekayaan tradisi Indonesia.

 

Screenshot (105)
Unggahan duka cita atas berpulangnya Martha Tilaar pada usia 89 tahun. (Foto: Instagram @martha_tilaar)

 

Berawal dari salon sederhana

Perjalanan bisnis Martha Tilaar dimulai pada 1970. Saat itu, ia membuka salon kecantikan di garasi rumah orang tuanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Usaha tersebut menjadi titik awal lahirnya Martha Tilaar Group. Pada 1972, Martha membuka Martha Griya Salon yang turut mengembangkan perawatan kecantikan tradisional berbasis tanaman herbal.

Perjalanan bisnisnya berlanjut pada 1977 melalui pendirian PT Martina Berto bersama Bernard Pranata dan Theresia Harsini Setiady. Pada tahun yang sama, Sariayu diperkenalkan sebagai merek kecantikan yang memadukan inspirasi tradisional dengan pengembangan produk modern.

Dari usaha kecil, Martha berhasil membangun bisnis yang berkembang ke berbagai lini, mulai dari kosmetik hingga pendidikan kecantikan.

 

 

Sariayu, warisan kecantikan Nusantara

Nama Martha Tilaar nggak bisa dilepaskan dari Sariayu. Merek ini lahir dari kecintaannya terhadap budaya Indonesia dan keinginannya memperkenalkan kekayaan tradisi kecantikan Nusantara kepada masyarakat luas.

Dalam mengembangkan Sariayu, Martha mempelajari manuskrip kuno dari Keraton Yogyakarta untuk memahami cara perempuan Jawa merawat kecantikan. Pengetahuan tersebut menjadi salah satu inspirasi dalam pengembangan produknya.

Pendekatan ini membuat Sariayu punya karakter tersendiri, yakni memadukan kearifan lokal, bahan alami, dan pengetahuan modern.

Melalui bisnisnya, Martha turut menunjukkan bahwa tradisi kecantikan Indonesia punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

 

Mendorong perempuan dan industri lokal

Kontribusi Martha nggak berhenti pada produk kosmetik. Ia juga mengembangkan pendidikan kecantikan melalui Puspita Martha International School untuk mendukung pengembangan keterampilan dan profesionalisme di bidang kecantikan.

Perjalanan bisnisnya menjadi contoh bagaimana industri kecantikan bisa membuka peluang usaha dan karier bagi banyak orang, termasuk perempuan.

Kepergian Martha Tilaar meninggalkan warisan panjang bagi industri kecantikan Indonesia. Karya dan visi yang dibangunnya selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari perjalanan kosmetik lokal.

Bagi generasi berikutnya, Martha meninggalkan pelajaran bahwa kekayaan budaya Nusantara bisa menjadi identitas sekaligus kekuatan untuk membangun bisnis yang bertahan lintas generasi.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH