BEAUTY
Makeup Luntur? Stop Timpa Kayak Ngecat Tembok, Bestie! Cek Urutannya Ya!
Yatin Suleha
Rabu 26 Agustus 2026 / 20:14
- Layering makeup memang kelihatannya simpel, tapi setiap produk punya fungsi masing-masing.
- Asal menumpuk complexion justru bisa lebih cepat berantakan.
- Makeup tahan lama bukan berarti semakin banyak produk yang dipakai hasilnya semakin awet, justru gunakan produk secukupnya, kasih jeda agar setiap layer set, dan pilih formula yang sesuai dengan kondisi kulit.
Jakarta: Makeup baru beberapa jam tapi sudah luntur, crack, atau malah geser ke mana-mana? Bisa jadi bukan produknya yang bermasalah, tapi urutan makeup yang kamu pakai.
Layering makeup memang kelihatannya simpel, tapi setiap produk punya fungsi masing-masing. Kalau asal ditumpuk, complexion justru bisa lebih cepat berantakan.
Kalau mau makeup lebih awet dan tetap kelihatan fresh, ini urutan makeup yang benar agar tahan lama.

Jangan langsung ambil cushion atau foundation begitu mau makeup. Pastikan wajah sudah bersih dari minyak, kotoran, atau sisa skincare sebelumnya.
Cuci wajah menggunakan produk yang sesuai dengan kondisi kulit. Buat yang punya kulit acne-prone, American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan memilih makeup dengan label oil-free atau non-comedogenic agar produk tidak mudah menyumbat pori.

Setelah wajah bersih, lanjutkan dengan skincare. Gunakan moisturizer sesuai kebutuhan kulit, lalu jangan lupa sunscreen kalau makeup dipakai pada pagi atau siang hari.
Tapi, jangan langsung gas ke makeup saat skincare masih terasa basah. Tunggu sampai produknya lebih menyerap supaya lapisan makeup berikutnya nggak gampang geser.

Nah, setelah skincare sudah set, baru lanjut ke primer. Primer bisa membantu membuat permukaan kulit lebih siap untuk makeup.
Pilih sesuai kondisi kulit. Kalau wajah gampang berminyak, cari primer yang membantu mengontrol minyak. Sementara untuk kulit kering, primer yang memberi hidrasi bisa jadi pilihan.
Gak perlu pakai banyak-banyak. Cukup tipis di area yang memang membutuhkan, terutama bagian yang makeup-nya biasanya cepat hilang.

Punya kemerahan, bekas jerawat, atau bawah mata yang terlihat gelap? Color corrector bisa dipakai sebelum foundation.
Tapi, step ini sebenarnya nggak wajib. Kalau warna kulit sudah cukup merata, kamu bisa langsung skip dan lanjut ke foundation.
Gunakan sedikit saja pada area yang dibutuhkan, kemudian tap-tap sampai menyatu. Jangan terlalu banyak karena bisa bikin base makeup terasa berat.
.jpg)
Setelah itu, masuk ke foundation. Kuncinya: jangan langsung tebal. Aplikasikan sedikit demi sedikit, lalu ratakan menggunakan sponge atau brush.
Kalau coverage masih kurang, baru tambahkan layer berikutnya. Cara ini bikin hasil makeup lebih natural dan membantu menghindari complexion yang terlihat cakey.

Setelah foundation, baru gunakan concealer untuk menutupi area yang masih membutuhkan coverage, seperti bawah mata, bekas jerawat, atau noda hitam.
Karena foundation sudah membantu meratakan warna kulit, kamu nggak perlu memakai concealer terlalu banyak.
Aplikasikan secukupnya, lalu tap perlahan sampai menyatu dengan foundation.

Ini salah satu step penting kalau targetnya makeup tahan lama. Setelah complexion selesai, kunci menggunakan setting powder.
Gak perlu seluruh wajah dilapisi powder tebal. Fokuskan pada area yang gampang berminyak seperti T-zone, terutama dahi, hidung, dan dagu.
Buat kulit kering, penggunaan powder sebaiknya lebih tipis supaya wajah nggak terlihat semakin kering atau cakey.

Setelah base terkunci, kamu bisa lanjut ke makeup lainnya, mulai dari alis, eyeshadow, eyeliner, mascara, blush, bronzer, sampai highlighter.
Kalau makeup akan dipakai seharian atau kamu bakal banyak beraktivitas di luar, produk dengan klaim long-wear atau waterproof bisa dipertimbangkan, terutama untuk area yang mudah terkena keringat.

Terakhir, semprotkan setting spray setelah seluruh makeup selesai.
Selain membantu mengunci makeup, setting spray juga bisa membuat lapisan powder dan complexion terlihat lebih menyatu sehingga hasil akhirnya nggak terlalu powdery.
Semprotkan secara merata sesuai petunjuk pada kemasan, lalu biarkan mengering. Jangan langsung menyentuh atau mengusap wajah setelahnya.
Bersihkan wajah → skincare → sunscreen → primer → color corrector (opsional) → foundation → concealer → setting powder → makeup mata dan wajah → setting spray.
Ingat ya Sobat Medcom, gak semua step harus dilakukan setiap kali makeup. Kalau kondisi kulit sudah cukup baik, beberapa tahap seperti color corrector bisa dilewati.
Jadi, makeup tahan lama bukan berarti semakin banyak produk yang dipakai, hasilnya semakin awet.
Justru gunakan produk secukupnya, kasih jeda agar setiap layer set, dan pilih formula yang sesuai dengan kondisi kulit. Dengan begitu, makeup bisa tetap rapi tanpa terasa terlalu berat di wajah.
Desi Indasari
(TIN)
Layering makeup memang kelihatannya simpel, tapi setiap produk punya fungsi masing-masing. Kalau asal ditumpuk, complexion justru bisa lebih cepat berantakan.
Kalau mau makeup lebih awet dan tetap kelihatan fresh, ini urutan makeup yang benar agar tahan lama.
1. Bersihkan wajah dulu

Jangan langsung ambil cushion atau foundation begitu mau makeup. Pastikan wajah sudah bersih dari minyak, kotoran, atau sisa skincare sebelumnya.
Cuci wajah menggunakan produk yang sesuai dengan kondisi kulit. Buat yang punya kulit acne-prone, American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan memilih makeup dengan label oil-free atau non-comedogenic agar produk tidak mudah menyumbat pori.
2. Lanjut skincare dan sunscreen

Setelah wajah bersih, lanjutkan dengan skincare. Gunakan moisturizer sesuai kebutuhan kulit, lalu jangan lupa sunscreen kalau makeup dipakai pada pagi atau siang hari.
Tapi, jangan langsung gas ke makeup saat skincare masih terasa basah. Tunggu sampai produknya lebih menyerap supaya lapisan makeup berikutnya nggak gampang geser.
3. Pakai primer

Nah, setelah skincare sudah set, baru lanjut ke primer. Primer bisa membantu membuat permukaan kulit lebih siap untuk makeup.
Pilih sesuai kondisi kulit. Kalau wajah gampang berminyak, cari primer yang membantu mengontrol minyak. Sementara untuk kulit kering, primer yang memberi hidrasi bisa jadi pilihan.
Gak perlu pakai banyak-banyak. Cukup tipis di area yang memang membutuhkan, terutama bagian yang makeup-nya biasanya cepat hilang.
4. Gunakan color corrector kalau perlu

Punya kemerahan, bekas jerawat, atau bawah mata yang terlihat gelap? Color corrector bisa dipakai sebelum foundation.
Tapi, step ini sebenarnya nggak wajib. Kalau warna kulit sudah cukup merata, kamu bisa langsung skip dan lanjut ke foundation.
Gunakan sedikit saja pada area yang dibutuhkan, kemudian tap-tap sampai menyatu. Jangan terlalu banyak karena bisa bikin base makeup terasa berat.
5. Aplikasikan foundation
.jpg)
Setelah itu, masuk ke foundation. Kuncinya: jangan langsung tebal. Aplikasikan sedikit demi sedikit, lalu ratakan menggunakan sponge atau brush.
Kalau coverage masih kurang, baru tambahkan layer berikutnya. Cara ini bikin hasil makeup lebih natural dan membantu menghindari complexion yang terlihat cakey.
6. Lanjut Concealer

Setelah foundation, baru gunakan concealer untuk menutupi area yang masih membutuhkan coverage, seperti bawah mata, bekas jerawat, atau noda hitam.
Karena foundation sudah membantu meratakan warna kulit, kamu nggak perlu memakai concealer terlalu banyak.
Aplikasikan secukupnya, lalu tap perlahan sampai menyatu dengan foundation.
7. Set dengan powder

Ini salah satu step penting kalau targetnya makeup tahan lama. Setelah complexion selesai, kunci menggunakan setting powder.
Gak perlu seluruh wajah dilapisi powder tebal. Fokuskan pada area yang gampang berminyak seperti T-zone, terutama dahi, hidung, dan dagu.
Buat kulit kering, penggunaan powder sebaiknya lebih tipis supaya wajah nggak terlihat semakin kering atau cakey.
8. Lanjut makeup mata dan wajah

Setelah base terkunci, kamu bisa lanjut ke makeup lainnya, mulai dari alis, eyeshadow, eyeliner, mascara, blush, bronzer, sampai highlighter.
Kalau makeup akan dipakai seharian atau kamu bakal banyak beraktivitas di luar, produk dengan klaim long-wear atau waterproof bisa dipertimbangkan, terutama untuk area yang mudah terkena keringat.
9. Setting spray

Terakhir, semprotkan setting spray setelah seluruh makeup selesai.
Selain membantu mengunci makeup, setting spray juga bisa membuat lapisan powder dan complexion terlihat lebih menyatu sehingga hasil akhirnya nggak terlalu powdery.
Semprotkan secara merata sesuai petunjuk pada kemasan, lalu biarkan mengering. Jangan langsung menyentuh atau mengusap wajah setelahnya.
Urutan makeup yang benar agar tahan lama
Biar lebih gampang diingat, urutannya adalah:
Bersihkan wajah → skincare → sunscreen → primer → color corrector (opsional) → foundation → concealer → setting powder → makeup mata dan wajah → setting spray.
Ingat ya Sobat Medcom, gak semua step harus dilakukan setiap kali makeup. Kalau kondisi kulit sudah cukup baik, beberapa tahap seperti color corrector bisa dilewati.
Jadi, makeup tahan lama bukan berarti semakin banyak produk yang dipakai, hasilnya semakin awet.
Justru gunakan produk secukupnya, kasih jeda agar setiap layer set, dan pilih formula yang sesuai dengan kondisi kulit. Dengan begitu, makeup bisa tetap rapi tanpa terasa terlalu berat di wajah.
Desi Indasari
(TIN)