BEAUTY

Mengenal 2 Faktor Pemicu Rambut Rontok

Yuni Yuli Yanti
Selasa 23 Maret 2021 / 12:34
Jakarta: Kehilangan beberapa helai rambut setiap hari adalah hal yang normal. Namun, jika rambut yang rontok lebih dari 100 helai per hari tentu perlu kamu waspadai!

Pasalnya, jika rambut rontok berlebihan disertai dengan pertumbuhan yang tidak merata bisa saja mengakibatkan kebotakan sementara maupun permanen. Duh!

Nah, untuk menghindarinya kamu wajib mengetahui faktor-faktor pemicu kerontokan pada rambut, diantaranya: 

Melansir dari berbagai sumber, yang paling sering menyebabkan kerontokan adalah penggunaan hair chemical seperti pewarna dan pemanasan rambut yang mengakibatkan rambut jadi mudah patah.


(Meluruskan rambut dengan catokan menjadi salah satu penyebab kerontokan rambut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

 
Selain itu, bisa juga karena berbagai macam masalah rambut. Seperti rambut menipis, rambut rontok dalam jumlah banyak, kebotakan, tidak rontok tapi tekstur rambutnya berubah hingga rambut rontok yang menimbulkan bercak atau kita kenal dengan pitak. 

Penyebab masalah rambut yang bervariasi itu, tidak bisa digeneralisasi hanya karena satu atau dua faktor. Sebab, pencetus kerontokan rambut bisa terjadi secara internal maupun eksternal.
 
Untuk kasus kerontokan yang disebabkan karena faktor internal, umumnya dipengaruhi oleh faktor usia dan genetik. Biasanya di usia 30 tahun awal kerontokan rambut mulai terjadi. 

Pada wanita ditandai dengan rambut yang menipis di bagian garis atau belahan rambut sementara pada pria ditandai dengan kemunduran garis rambut pada kepala.


(Faktor hormonal juga berpengaruh pada kerontokan. Seperti ibu yang baru melahirkan hingga enam bulan pascamelahirkan atau karena menopause. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

 
Faktor lainnya adalah penyakit. Mereka yang menderita penyakit autoimun seperti lupus atau penyakit tiroid juga termasuk yang mudah mengalami kerontokan. Juga pada mereka yang diet. 95 persen rambut adalah protein, diet menyebabkan nutrisi pada rambut berkurang.
 
Dan, faktor eksternal biasanya berkaitan dengan kulit kepala. Faktor infeksi atau eksim dan salah merawat rambut juga berpengaruh. Kalau jerawat di rambut kita bisa eksplorasi apakah higienitas rambut kurang atau memang kulit kepalanya sensitif. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH