Sunscreen Dipakai Tiap Hari tapi Kulit Makin Gelap? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!
- Sudah rajin pakai sunscreen setiap hari, tapi kok kulit malah terlihat makin gelap?
- Pemicunya bisa berasal dari skincare yang terlalu keras, eksfoliasi berlebihan, atau produk yang tidak cocok.
- Kalau sunscreen dipakai setiap hari tetapi kulit tetap menggelap, coba evaluasi kembali jumlah pemakaian.
Jakarta: Sudah rajin pakai sunscreen setiap hari, tapi kok kulit malah terlihat makin gelap? Kalau kamu lagi mengalami hal ini, jangan langsung menyimpulkan sunscreen-nya gak cocok.
Sunscreen memang berfungsi membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang bisa menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini, hingga perubahan warna kulit.
Namun, pemakaian sunscreen bukan berarti kulit otomatis terbebas dari risiko menggelap. Nah, ada beberapa hal yang mungkin jadi penyebabnya.
1. Sunscreen yang dipakai terlalu sedikit
Ini salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi. Sunscreen yang diaplikasikan terlalu tipis bisa membuat perlindungan yang didapat kulit tidak sesuai dengan tingkat SPF yang tertera pada kemasan.
Jadi, jangan cuma mengoleskan sedikit demi menghindari rasa lengket atau white cast. Pastikan wajah dan area kulit yang terpapar matahari mendapat lapisan sunscreen secara merata.

(Sunscreen yang diaplikasikan terlalu tipis bisa membuat perlindungan yang didapat kulit tidak sesuai dengan tingkat SPF yang tertera pada kemasan. Foto: Ilustrasi/Dok. AI Generated)
2. Lupa re-apply
Pakai sunscreen pagi hari saja belum tentu cukup, terutama kalau kamu banyak beraktivitas di luar ruangan.
American Academy of Dermatology Association (AAD) merekomendasikan penggunaan ulang sunscreen setiap dua jam ketika berada di luar ruangan. Re-apply juga diperlukan setelah berenang atau berkeringat banyak.
Kalau sunscreen jarang diulang, kulit tetap bisa mendapat paparan UV dalam jumlah cukup tinggi sepanjang hari.
3. Sering terpapar matahari tanpa perlindungan tambahan
Sunscreen bukan tameng yang membuat kulit kebal terhadap matahari. Apalagi kalau kamu sering berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Topi, pakaian yang menutup kulit, kacamata hitam, dan berteduh saat matahari sedang terik tetap bisa membantu mengurangi paparan langsung.
4. Visible light juga bisa berpengaruh
Bukan cuma sinar UV, cahaya tampak atau visible light dari matahari juga dapat memperburuk hiperpigmentasi pada sebagian orang, terutama mereka yang kulitnya mudah mengalami bekas kehitaman.
Untuk kondisi tersebut, sunscreen berwarna yang mengandung iron oxides bisa menjadi salah satu pilihan karena memberikan perlindungan tambahan terhadap visible light.
5. Kulit sedang mengalami iritasi
Kulit yang mengalami peradangan atau iritasi bisa meninggalkan area yang lebih gelap. Kondisi ini dikenal sebagai post-inflammatory hyperpigmentation (PIH).
Pemicunya bisa berasal dari skincare yang terlalu keras, eksfoliasi berlebihan, atau produk yang tidak cocok.
Jadi, kalau kulit menggelap setelah mengalami kemerahan atau iritasi, masalahnya belum tentu berasal dari sunscreen.
Kalau sunscreen dipakai setiap hari tetapi kulit tetap menggelap, coba evaluasi kembali jumlah pemakaian, reapply, intensitas paparan matahari, dan kondisi kulit.
Bila perubahan warna menetap atau semakin luas, konsultasi dengan dokter kulit bisa membantu menemukan penyebabnya.
Desi Indasari
(TIN)