BEAUTY
Bobok Nyenyak, Rambut Babak Belur! Hindari 5 Kebiasaan Ini
A. Firdaus
Jumat 06 November 2026 / 07:03
- Sejumlah kebiasaan yang dilakukan setiap malam justru bisa membuat rambut lebih mudah kusut, rapuh, hingga patah.
- Rambut mengalami gesekan dengan bantal saat seseorang tidur.
- Mengikat rambut terlalu kencang bersiko mengalami gesekan dengan bantal saat seseorang tidur.
Jakarta: Rutinitas sebelum tidur ternyata tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas istirahat, tetapi juga kesehatan rambut. Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan yang dilakukan setiap malam justru bisa membuat rambut lebih mudah kusut, rapuh, hingga patah.
Rambut mengalami gesekan dengan bantal saat seseorang tidur. Jika kondisi rambut kurang tepat atau kebiasaan perawatannya keliru, gesekan tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan batang rambut.
Terlebih, rambut yang basah atau diikat terlalu kencang bisa lebih rentan mengalami kerusakan. Karena itu, penting untuk memperhatikan kebiasaan sebelum tidur agar rambut tetap sehat dan terawat.
Lantas, apa saja kebiasaan sebelum tidur yang sebaiknya dihindari? Berikut lima di antaranya.
Setelah keramas pada malam hari, sebagian orang memilih langsung tidur tanpa mengeringkan rambut terlebih dahulu. Padahal, rambut dalam keadaan basah lebih rentan mengalami kerusakan karena batang rambut menjadi lebih mudah meregang dan patah.
Selain itu, rambut basah yang terus bergesekan dengan bantal berpotensi membuatnya lebih kusut dan sulit diatur saat bangun tidur.
Sebaiknya, keringkan rambut terlebih dahulu sebelum tidur. Jika menggunakan pengering rambut, pilih suhu rendah atau sedang dan jangan terlalu dekat dengan kulit kepala.
Mengikat rambut agar tidak berantakan saat tidur memang terasa praktis. Namun, kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang justru dapat memberikan tarikan berulang pada akar rambut.
Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini berisiko menyebabkan traction alopecia, yaitu kerontokan rambut akibat tarikan yang berlangsung dalam waktu lama.
Jika ingin mengikat rambut saat tidur, gunakan ikatan yang longgar dan aksesori rambut berbahan lembut. Hindari karet rambut yang terlalu ketat atau memiliki bagian logam.
Kebiasaan ini mungkin terdengar sepele, tetapi rambut yang kusut sebelum tidur bisa semakin sulit diurai setelah bergesekan dengan bantal selama berjam-jam.
Rambut yang saling terlilit lebih berisiko tertarik dan patah ketika disisir pada pagi hari.
Sebelum tidur, sisir rambut secara perlahan untuk mengurai bagian yang kusut. Gunakan sisir bergigi jarang, terutama jika rambut panjang, tebal, atau mudah kusut.
Namun, jangan menyisir secara berlebihan atau menarik rambut dengan paksa ketika menemukan bagian yang sulit diurai.
Penggunaan hairspray, gel, mousse, atau produk penataan rambut lainnya bisa membantu mempertahankan bentuk rambut sepanjang hari.
Namun, terlalu banyak menggunakan produk styling tanpa membersihkannya dengan benar dapat membuat residu menumpuk pada rambut dan kulit kepala.
Penumpukan produk juga bisa membuat rambut terasa berat dan sulit dibersihkan. Beberapa produk bahkan dapat memicu iritasi pada kulit kepala bagi orang yang sensitif terhadap kandungannya.
Karena itu, bersihkan rambut dan kulit kepala secara teratur sesuai kebutuhan. Hindari pula penggunaan produk styling secara berlebihan, terutama jika rambut sedang mengalami masalah.
Sarung bantal ternyata juga bisa memengaruhi kondisi rambut. Bahan yang memiliki permukaan kasar dapat meningkatkan gesekan antara rambut dan bantal selama tidur.
Gesekan berulang berpotensi membuat rambut lebih kusut, terutama pada rambut yang panjang, kering, keriting, atau mudah patah.
Sebagai alternatif, kamu bisa mencoba sarung bantal berbahan satin atau sutra yang memiliki permukaan lebih licin. Bahan ini dapat membantu mengurangi gesekan, meskipun tidak secara langsung mengatasi penyebab rambut rontok.
(FIR)
Rambut mengalami gesekan dengan bantal saat seseorang tidur. Jika kondisi rambut kurang tepat atau kebiasaan perawatannya keliru, gesekan tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan batang rambut.
Terlebih, rambut yang basah atau diikat terlalu kencang bisa lebih rentan mengalami kerusakan. Karena itu, penting untuk memperhatikan kebiasaan sebelum tidur agar rambut tetap sehat dan terawat.
Baca Juga :
Rambut Makin Tipis? Coba 5 Hair Tonic Ini
Lantas, apa saja kebiasaan sebelum tidur yang sebaiknya dihindari? Berikut lima di antaranya.
1. Tidur dengan Rambut Masih Basah
Setelah keramas pada malam hari, sebagian orang memilih langsung tidur tanpa mengeringkan rambut terlebih dahulu. Padahal, rambut dalam keadaan basah lebih rentan mengalami kerusakan karena batang rambut menjadi lebih mudah meregang dan patah.
Selain itu, rambut basah yang terus bergesekan dengan bantal berpotensi membuatnya lebih kusut dan sulit diatur saat bangun tidur.
Sebaiknya, keringkan rambut terlebih dahulu sebelum tidur. Jika menggunakan pengering rambut, pilih suhu rendah atau sedang dan jangan terlalu dekat dengan kulit kepala.
2. Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Mengikat rambut agar tidak berantakan saat tidur memang terasa praktis. Namun, kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang justru dapat memberikan tarikan berulang pada akar rambut.
Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini berisiko menyebabkan traction alopecia, yaitu kerontokan rambut akibat tarikan yang berlangsung dalam waktu lama.
Jika ingin mengikat rambut saat tidur, gunakan ikatan yang longgar dan aksesori rambut berbahan lembut. Hindari karet rambut yang terlalu ketat atau memiliki bagian logam.
3. Tidur Tanpa Menyisir Rambut
Kebiasaan ini mungkin terdengar sepele, tetapi rambut yang kusut sebelum tidur bisa semakin sulit diurai setelah bergesekan dengan bantal selama berjam-jam.
Rambut yang saling terlilit lebih berisiko tertarik dan patah ketika disisir pada pagi hari.
Tidur tanpa menyisir terlebih dahulu bisa menyebabkan rambut rusak. Ilustrasi Magnific
Sebelum tidur, sisir rambut secara perlahan untuk mengurai bagian yang kusut. Gunakan sisir bergigi jarang, terutama jika rambut panjang, tebal, atau mudah kusut.
Namun, jangan menyisir secara berlebihan atau menarik rambut dengan paksa ketika menemukan bagian yang sulit diurai.
4. Menggunakan Produk Styling Berlebihan
Penggunaan hairspray, gel, mousse, atau produk penataan rambut lainnya bisa membantu mempertahankan bentuk rambut sepanjang hari.
Namun, terlalu banyak menggunakan produk styling tanpa membersihkannya dengan benar dapat membuat residu menumpuk pada rambut dan kulit kepala.
Penumpukan produk juga bisa membuat rambut terasa berat dan sulit dibersihkan. Beberapa produk bahkan dapat memicu iritasi pada kulit kepala bagi orang yang sensitif terhadap kandungannya.
Karena itu, bersihkan rambut dan kulit kepala secara teratur sesuai kebutuhan. Hindari pula penggunaan produk styling secara berlebihan, terutama jika rambut sedang mengalami masalah.
5. Tidur dengan Sarung Bantal Berbahan Kasar
Sarung bantal ternyata juga bisa memengaruhi kondisi rambut. Bahan yang memiliki permukaan kasar dapat meningkatkan gesekan antara rambut dan bantal selama tidur.
Gesekan berulang berpotensi membuat rambut lebih kusut, terutama pada rambut yang panjang, kering, keriting, atau mudah patah.
Sebagai alternatif, kamu bisa mencoba sarung bantal berbahan satin atau sutra yang memiliki permukaan lebih licin. Bahan ini dapat membantu mengurangi gesekan, meskipun tidak secara langsung mengatasi penyebab rambut rontok.
(FIR)