BEAUTY
Lagi Viral di Dunia Beauty, Skin Booster Bikin Kulit Makin Glowing
A. Firdaus
Selasa 16 Juni 2026 / 15:13
- Berbeda dengan skincare yang bekerja dari permukaan kulit, skin booster dilakukan melalui proses penyuntikan bahan aktif ke lapisan kulit.
- Tak heran jika perawatan ini menjadi salah satu pilihan favorit, bagi yang ingin mendapatkan efek glowing natural tanpa mengubah bentuk wajah.
- Setiap jenis skin booster memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda. Pemilihannya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, serta kondisi kulit masing-masing.
Jakarta: Belakangan ini, perawatan skin booster semakin banyak diminati, karena dianggap mampu membantu kulit terlihat lebih sehat, lembap, dan bercahaya dari dalam.
Berbeda dengan skincare yang bekerja dari permukaan kulit, skin booster dilakukan melalui proses penyuntikan bahan aktif ke lapisan kulit untuk meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kualitas kulit secara menyeluruh.
Tak heran jika perawatan ini menjadi salah satu pilihan favorit, bagi yang ingin mendapatkan efek glowing natural tanpa mengubah bentuk wajah.
Setiap jenis skin booster memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda. Pemilihannya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, serta kondisi kulit masing-masing. Dilansir dari Alodokter, berikut adalah empat skin booster dan manfaatnya untuk kulit.
Asam hialuronat atau hyaluronic acid merupakan zat, yang secara alami diproduksi oleh tubuh dan berperan penting, dalam menjaga kelembapan serta kekenyalan kulit.
Seiring bertambahnya usia, produksi zat ini akan menurun, sehingga kulit lebih mudah mengalami kekeringan, kehilangan elastisitas, hingga muncul garis-garis halus.
Melalui prosedur skin booster, asam hialuronat disuntikkan ke dalam kulit untuk membantu mengembalikan kelembapan, membuat kulit terasa lebih kenyal, serta memberikan tampilan yang lebih halus dan segar. Selain itu, perawatan ini juga dapat membantu memperbaiki tampilan jerawat, bekas jerawat, dan bekas luka ringan.

(Penyuntikan DNA salmon dapat membantu memperkuat skin barrier, sekaligus mendukung proses regenerasi kulit, Foto: Dok. Pexels.com)
Skin booster dengan kandungan DNA salmon, menjadi salah satu perawatan yang cukup populer, karena struktur kandungannya dianggap memiliki kemiripan dengan DNA manusia.
Penyuntikan DNA salmon dapat membantu memperkuat skin barrier, sekaligus mendukung proses regenerasi kulit. Hasilnya, kulit terasa lebih lembap, tampak lebih kencang, serta tidak mudah mengalami iritasi maupun peradangan.
Peptida atau peptide merupakan komponen penting, yang berperan dalam pembentukan protein pada kulit. Kandungan ini dikenal mampu merangsang produksi kolagen, yang berfungsi menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Dengan suntikan peptida, kulit dapat terlihat lebih halus, kenyal, dan membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, sehingga wajah tampak lebih awet muda.
Platelet-rich plasma (PRP) juga termasuk jenis skin booster yang banyak digunakan. Prosedur ini memanfaatkan plasma yang diambil dari darah pasien sendiri, kemudian diproses hingga menghasilkan konsentrasi protein yang tinggi.
Protein tersebut berfungsi membantu mempercepat perbaikan jaringan kulit, yang rusak sekaligus merangsang regenerasi sel. Karena itu, kulit dapat terlihat lebih cerah, halus, kenyal, dan warna kulit tampak lebih merata.
PRP dapat diberikan melalui suntikan langsung ke dalam kulit atau diaplikasikan setelah tindakan dermaroller, maupun microneedling untuk membantu penyerapan bahan aktif secara lebih optimal.
Setelah menjalani perawatan skin booster, kulit biasanya mulai menunjukkan perubahan dalam waktu 3-7 hari. Wajah akan tampak lebih lembap, segar, dan bercahaya.
Sementara itu, hasil yang lebih maksimal umumnya mulai terlihat setelah 2-4 minggu, ditandai dengan tekstur kulit yang semakin halus, garis halus yang tampak memudar, serta tampilan kulit yang lebih glowing dan sehat.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Berbeda dengan skincare yang bekerja dari permukaan kulit, skin booster dilakukan melalui proses penyuntikan bahan aktif ke lapisan kulit untuk meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kualitas kulit secara menyeluruh.
Tak heran jika perawatan ini menjadi salah satu pilihan favorit, bagi yang ingin mendapatkan efek glowing natural tanpa mengubah bentuk wajah.
Jenis skin booster dan manfaatnya untuk kulit
Setiap jenis skin booster memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda. Pemilihannya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, serta kondisi kulit masing-masing. Dilansir dari Alodokter, berikut adalah empat skin booster dan manfaatnya untuk kulit.
1. Asam hialuronat
Asam hialuronat atau hyaluronic acid merupakan zat, yang secara alami diproduksi oleh tubuh dan berperan penting, dalam menjaga kelembapan serta kekenyalan kulit.
Seiring bertambahnya usia, produksi zat ini akan menurun, sehingga kulit lebih mudah mengalami kekeringan, kehilangan elastisitas, hingga muncul garis-garis halus.
Melalui prosedur skin booster, asam hialuronat disuntikkan ke dalam kulit untuk membantu mengembalikan kelembapan, membuat kulit terasa lebih kenyal, serta memberikan tampilan yang lebih halus dan segar. Selain itu, perawatan ini juga dapat membantu memperbaiki tampilan jerawat, bekas jerawat, dan bekas luka ringan.
2. DNA Salmon

(Penyuntikan DNA salmon dapat membantu memperkuat skin barrier, sekaligus mendukung proses regenerasi kulit, Foto: Dok. Pexels.com)
Skin booster dengan kandungan DNA salmon, menjadi salah satu perawatan yang cukup populer, karena struktur kandungannya dianggap memiliki kemiripan dengan DNA manusia.
Penyuntikan DNA salmon dapat membantu memperkuat skin barrier, sekaligus mendukung proses regenerasi kulit. Hasilnya, kulit terasa lebih lembap, tampak lebih kencang, serta tidak mudah mengalami iritasi maupun peradangan.
3. Peptida
Peptida atau peptide merupakan komponen penting, yang berperan dalam pembentukan protein pada kulit. Kandungan ini dikenal mampu merangsang produksi kolagen, yang berfungsi menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Dengan suntikan peptida, kulit dapat terlihat lebih halus, kenyal, dan membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, sehingga wajah tampak lebih awet muda.
4. Platelet-Rich Plasma (PRP)
Platelet-rich plasma (PRP) juga termasuk jenis skin booster yang banyak digunakan. Prosedur ini memanfaatkan plasma yang diambil dari darah pasien sendiri, kemudian diproses hingga menghasilkan konsentrasi protein yang tinggi.
Protein tersebut berfungsi membantu mempercepat perbaikan jaringan kulit, yang rusak sekaligus merangsang regenerasi sel. Karena itu, kulit dapat terlihat lebih cerah, halus, kenyal, dan warna kulit tampak lebih merata.
PRP dapat diberikan melalui suntikan langsung ke dalam kulit atau diaplikasikan setelah tindakan dermaroller, maupun microneedling untuk membantu penyerapan bahan aktif secara lebih optimal.
Kapan hasil skin booster mulai terlihat?
Setelah menjalani perawatan skin booster, kulit biasanya mulai menunjukkan perubahan dalam waktu 3-7 hari. Wajah akan tampak lebih lembap, segar, dan bercahaya.
Sementara itu, hasil yang lebih maksimal umumnya mulai terlihat setelah 2-4 minggu, ditandai dengan tekstur kulit yang semakin halus, garis halus yang tampak memudar, serta tampilan kulit yang lebih glowing dan sehat.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)