Gambar yang diambil pada 23 November 2022 menunjukkan peluncuran roket suborbital 'SubOrbital Express 3' dari Esrange Space Center di Jukkasjärvi, Swedia utara.
Gambar yang diambil pada 23 November 2022 menunjukkan peluncuran roket suborbital 'SubOrbital Express 3' dari Esrange Space Center di Jukkasjärvi, Swedia utara.
Menurut Badan Antariksa Swedia (SSC), SubOrbital Express 3 membawa muatan untuk eksperimen ilmiah untuk menyelidiki segala sesuatu mulai dari sel punca untuk penelitian diabetes, hingga penelitian partikel yang akan memberikan jawaban tentang asal usul planet.
Menurut Badan Antariksa Swedia (SSC), SubOrbital Express 3 membawa muatan untuk eksperimen ilmiah untuk menyelidiki segala sesuatu mulai dari sel punca untuk penelitian diabetes, hingga penelitian partikel yang akan memberikan jawaban tentang asal usul planet.
Roket mencapai luar angkasa dengan ketinggian 260 kilometer, sebelum jatuh ke Bumi seperti yang diharapkan setelah enam menit penerbangan.
Roket mencapai luar angkasa dengan ketinggian 260 kilometer, sebelum jatuh ke Bumi seperti yang diharapkan setelah enam menit penerbangan.
Esrange Space Center, yang dioperasikan oleh SSC, adalah salah satu situs peluncuran ruang angkasa terjauh di utara Bumi.
Esrange Space Center, yang dioperasikan oleh SSC, adalah salah satu situs peluncuran ruang angkasa terjauh di utara Bumi.
Pusat luar angkasa tersebut saat ini sedang mempersiapkan peluncuran satelit pertamanya pada 2023 atau 2024 mendatang, yang bertujuan untuk menjadi yang pertama di daratan Eropa.
Pusat luar angkasa tersebut saat ini sedang mempersiapkan peluncuran satelit pertamanya pada 2023 atau 2024 mendatang, yang bertujuan untuk menjadi yang pertama di daratan Eropa.

Swedia Sukses Luncurkan Roket ke Luar Angkasa

23 November 2022 21:35
Jakarta: Swedia sukses melakukan peluncuran roket suborbital 'SubOrbital Express 3' dari Esrange Space Center di Jukkasjärvi, Rabu, 23 November 2022.

Menurut Badan Antariksa Swedia (SSC), SubOrbital Express 3 membawa muatan untuk eksperimen ilmiah untuk menyelidiki segala sesuatu mulai dari sel punca untuk penelitian diabetes, hingga penelitian partikel yang akan memberikan jawaban tentang asal usul planet.

Roket mencapai luar angkasa dengan ketinggian 260 kilometer, sebelum jatuh ke Bumi seperti yang diharapkan setelah enam menit penerbangan. 

Esrange Space Center, yang dioperasikan oleh SSC, adalah salah satu situs peluncuran ruang angkasa terjauh di utara Bumi. 

Pusat luar angkasa tersebut saat ini sedang mempersiapkan peluncuran satelit pertamanya pada 2023 atau 2024 mendatang, yang bertujuan untuk menjadi yang pertama di daratan Eropa. AFP PHOTO/Marc Preel

(WWD)

Teknologi Luar Angkasa swedia

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif