NEWSTICKER
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (kiri) didampingi Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo (kanan) memberikan keterangan terkait penanganan virus corona di Graha BNPB, Jakarta.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (kiri) didampingi Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo (kanan) memberikan keterangan terkait penanganan virus corona di Graha BNPB, Jakarta.
Yuri mengatakan pemerintah kedepannya akan menerapkan tes cepat (rapid test) Covid-19 melalui darah yang hasilnya dapat keluar lebih cepat, dapat dilakukan oleh seluruh rumah sakit di Indonesia dan akan efektif dilakukan kepada pasien yang telah terjangkit virus corona selama satu minggu.
Yuri mengatakan pemerintah kedepannya akan menerapkan tes cepat (rapid test) Covid-19 melalui darah yang hasilnya dapat keluar lebih cepat, dapat dilakukan oleh seluruh rumah sakit di Indonesia dan akan efektif dilakukan kepada pasien yang telah terjangkit virus corona selama satu minggu.
Diketahui, kasus pasien positif terjangkit virus Korona di Indonesia per Rabu ini, mencapai 227 orang.
Diketahui, kasus pasien positif terjangkit virus Korona di Indonesia per Rabu ini, mencapai 227 orang.

Pemerintah Kaji Metode Rapid Test untuk Tangani Korona

News Virus Korona
18 Maret 2020 18:18
Jakarta: Pemerintah mulai mengkaji metode pemeriksaan rapid test atau tes cepat untuk mendeteksi secara cepat virus Korona di tubuh manusia. Rapid test akan dilakukan dengan pengambilan sampel darah pasien positif Korona.

Hal tersebut disampaikan Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

Metode ini disebut memiliki keunggulan. Salah satunya, tidak membutuhkan sarana prasarana pemeriksaan laboratorium pada bio security level II. Artinya, pemeriksaan bisa digunakan di hampir semua laboratorium kesehatan yang ada di semua rumah sakit di seluruh Indonesia.

Meski demikian, Yuri mengakui bahwa metode ini memiliki kendala teknis.

Setidaknya, seseorang harus terinfeksi sepekan untuk dapat diketahui apakah ia dinyatakan positif atau negatif. Sebab, salah satu unsur yang diperiksa dalam rapid test adalah imunglobin yang terdapat di pasien. 

Diketahui, kasus pasien positif terjangkit virus korona di Indonesia per Rabu ini, mencapai 227 orang. ANTARA Foto/Akbar Nugroho Gumay
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif