Jakarta: Forum Organisasi Pemuda Islam Nasional menyampaikan sejumlah sikap kebangsaan dalam momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Sikap tersebut mencakup berbagai isu, mulai dari penegakan hukum, kebebasan berekspresi, pemberantasan judi online, reformasi agraria, pengelolaan sumber daya alam, pendidikan, hingga kedaulatan pangan.
Forum tersebut terdiri atas Pemuda Muslimin Indonesia, Pemuda Al-Irsyad, Generasi Muda Mathla’ul Anwar, Pemuda Hidayatullah, dan Barisan Muda Al-Ittihadiyah.
Dalam pernyataannya, Forum Organisasi Pemuda Islam Nasional menilai cita-cita kemerdekaan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, berdaulat, dan sejahtera masih menghadapi sejumlah tantangan. Persoalan tersebut antara lain penegakan hukum, ketimpangan pendidikan dan ekonomi, konflik agraria, pengelolaan sumber daya alam, persoalan generasi muda, serta kedaulatan pangan.
Forum tersebut juga menyoroti Asta Cita yang menjadi arah pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Menurut mereka, berbagai agenda tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, keagamaan, dan kebangsaan, Forum Organisasi Pemuda Islam Nasional menyampaikan sejumlah sikap. Mereka mendorong aparat penegak hukum, termasuk TNI, Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, dan KPK, untuk menjalankan tugas secara profesional guna menciptakan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.
Forum juga menyatakan dukungan terhadap kebebasan berekspresi dan penyampaian pendapat di muka umum dengan tetap memperhatikan ketertiban serta kondusivitas. Mereka turut mendorong Pemerintah Pusat dan DPR membahas regulasi terkait isu LGBTQ.
Di sisi lain, forum mendorong langkah penegakan hukum terhadap judi online serta penertiban pinjaman online ilegal. Mereka juga mendukung reformasi agraria yang memberikan kepastian hak atas tanah bagi masyarakat dan mendorong keadilan bagi petani.
Dalam pengelolaan sumber daya alam, Forum Organisasi Pemuda Islam Nasional mendorong penerapan tata kelola yang transparan dan berkelanjutan. Pemerintah juga didorong melakukan reformasi pendidikan nasional serta memperkuat kedaulatan pangan melalui tata kelola yang bersih dan transparan.
Forum Organisasi Pemuda Islam Nasional berharap berbagai agenda pembangunan tersebut dapat diwujudkan melalui langkah konkret sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Dok. Istimewa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News