Halte Transjakarta Bundaran HI terbakar saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Halte Transjakarta Bundaran HI terbakar saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Suasana akses masuk Stasiun MRT Bundaran HI yang dirusak masssa aksi saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Suasana akses masuk Stasiun MRT Bundaran HI yang dirusak masssa aksi saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Halte Transjakarta Bundaran HI hangus terbakar saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Halte Transjakarta Bundaran HI hangus terbakar saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Massa aksi mengibarkan bendera saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Massa aksi mengibarkan bendera saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Pengunjuk rasa merusak pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI saat demo menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Pengunjuk rasa merusak pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI saat demo menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Ekskavator yang terparkir di dekat Bundaran HI turut dibakar massa. Lokasi tepatnya sekitar 20-30 meter dari Stasiun MRT Bundaran HI. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Ekskavator yang terparkir di dekat Bundaran HI turut dibakar massa. Lokasi tepatnya sekitar 20-30 meter dari Stasiun MRT Bundaran HI. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Petugas kepolisian melintas di samping alat berat yang terbakar saat aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di Jakarta. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Petugas kepolisian melintas di samping alat berat yang terbakar saat aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di Jakarta. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Pengunjuk rasa membawa poster saat bentrokan dengan polisi saat demo menentang UU Cipta Kerja di Jakarta. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Pengunjuk rasa membawa poster saat bentrokan dengan polisi saat demo menentang UU Cipta Kerja di Jakarta. ANTARA Foto/Galih Pradipta
Prajurit TNI menenangkan massa aksi saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto
Prajurit TNI menenangkan massa aksi saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. ANTARA Foto/Dhemas Reviyanto

Potret Halte Bundaran HI yang Dibakar Massa Demo

News Omnibus Law
08 Oktober 2020 20:15
Jakarta: Halte Transjakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI) terbakar. Api terlihat membesar saat demo menolak Omnibus Law di Jakarta Pusat rusuh, Kamis, 8 Oktober 2020.

Ekskavator yang terparkir di dekat Bundaran HI turut dibakar massa. Lokasi tepatnya sekitar 20-30 meter dari Stasiun MRT Bundaran HI.

Puing-puing dan pagar pembatas proyek juga turut dibakar. Batu-batu pun berserakan di Jalan MH Thamrin.

Sementara di sekitar Bundaran HI massa masih berkumpul.

Kobaran api juga dikabarkan terjadi di Pos Polisi Harmoni. Sejak siang bentrok memang terjadi di titik demo ini. Sempat mereda, bentrokan kembali pecah sore hari.

Perusakan sebelumnya juga terjadi di Pos Polisi di kawasan Tugu Tani. Pos polisi di Patung Kuda Arjuna Wiwaha juga terbakar. 

Massa di Harmoni kembali bentrok setelah sesama massa aksi saling bentrok. Bentrok dipicu setelah massa di jalan Suryapranoto kembali maju ke perempatan Harmoni. Mereka mengajak damai antar massa lain, namun dilempari massa dari jalan veteran.

Atas bentrok itu, polisi kemudian menembakkan gas air mata. ANTARA Foto

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif