Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (tengah) dan Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala (kedua kanan) didampingi Direskrimum Kombes Suyudi Ario Seto (kanan), Kabid Humas Kombes Yusri Yunus (kedua kiri), dan Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru memberikan keterangan pers saat ungkap kasus kepemilikan senjata api ilegal di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (tengah) dan Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala (kedua kanan) didampingi Direskrimum Kombes Suyudi Ario Seto (kanan), Kabid Humas Kombes Yusri Yunus (kedua kiri), dan Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru memberikan keterangan pers saat ungkap kasus kepemilikan senjata api ilegal di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.
Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka dan mengamankan puluhan senjata api laras panjang ilegal serta 12 ribu butir perluru, dan kasus ini terungkap dari adanya penganiayaan yang dilakukan pelaku ke korban saat proses transaksi jual beli mobil Porsche.
Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka dan mengamankan puluhan senjata api laras panjang ilegal serta 12 ribu butir perluru, dan kasus ini terungkap dari adanya penganiayaan yang dilakukan pelaku ke korban saat proses transaksi jual beli mobil Porsche.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 13 Tahun 1951, Pasal 172 ayat 2 KUHP, Pasal 368 KUHP, Pasal 33 Ayat 2 KUHP dan pasal 335 KUHP dengan ancaman penjara 20 tahun.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 13 Tahun 1951, Pasal 172 ayat 2 KUHP, Pasal 368 KUHP, Pasal 33 Ayat 2 KUHP dan pasal 335 KUHP dengan ancaman penjara 20 tahun.

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Senjata Api Ilegal

News senjata api
18 Maret 2020 21:06
Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka dan mengamankan puluhan senjata api ilegal berbagai jenis serta 12 ribu butir peluru.

"Jadi senjata api keseluruhan yang kita amankan sekitar 20 buah dengan peluru sebanyak 12 ribu butir. Kemudian tersangka yang kita amankan enam orang," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Rabu, 18 Maret 2020.

Kasus ini terungkap dari adanya penganiayaan yang dilakukan dua pelaku ke korban saat proses transaksi jual beli mobil Porsche. 

"AK dan JR melakukan penganiayaan terhadap DH dengan menggunakan senpi untuk memukul korban dan menembakannya tepat di samping telinga korban, serta menyundut korban dengan rokok. Atas kejadian tersebut korban DH melapor ke Polres Metro Jakarta Barat," kata Kapolda.
   
Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 13 Tahun 1951, Pasal 172 ayat 2 KUHP, Pasal 368 KUHP, Pasal 33 Ayat 2 KUHP dan pasal 335 KUHP dengan ancaman penjara 20 tahun. ANTARA FOTO/Reno Esnir

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif