Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan kepada wartawan terkait gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Mabes Polri, Jakarta.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan kepada wartawan terkait gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Mabes Polri, Jakarta.
Penyidik gabungan Polri telah melaksanakan gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang dilaksanakan bersama jaksa dari Kejagung dan dipimpin oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.
Penyidik gabungan Polri telah melaksanakan gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang dilaksanakan bersama jaksa dari Kejagung dan dipimpin oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Bareskrim Periksa Aliran Dana Rekening Cleaning Service Kejagung

News Kebakaran di Kejaksaan Agung
01 Oktober 2020 20:38
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyelidiki dan melacak aliran dana yang masuk ke rekening salah satu saksi kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) bernama Joko Prihatin seroang petugas kebersihan (cleaning service).

"Penyidik gabungan Polri dan yang bersangkutan datang ke Kantor Pusat Bank BRI dan Bank Mandiri untuk meminta print out rekening koran lima tahun ke belakang" ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brijgen Pol Ferdy Sambo di Jakarta Kamis, 1 Oktober 2020.

Ferdy mengatakan rekening koran itu bakal dipelajari tim penyidik Bareskrim Polri. Mereka akan menggali aliran dana ke rekening Joko dan melengkapi berkas penyidikan.

Joko sempat diperiksa Bareskrim Polri pada Rabu, 30 September 2020. Hari ini, Joko kembali menjalani pemeriksaan bersama tiga orang lainnya, yakni pejabat tinggi Kejaksaan Agung (Kejagung), pegawai negeri sipil (PNS) Kejagung, dan PNS Kementerian Perdagangan (Kemendag).
 
Munculnya isu dugaan rekening gendut cleaning service Kejagung pertama kali disampaikan anggota Komisi III Arteria Dahlan. Politikus PDIP itu mempertanyakan hal tersebut saat rapat kerja (raker) Komisi III dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Kamis, 24 September 2020.

Arteria meminta Jaksa Agung mencermati dan mencurigai petugas kebersihan yang menjadi saksi dalam kasus kebakaran Kejagung tersebut. Kecurigaan lain yang timbul yakni kepemilikan uang di rekening sebesar Rp100 juta. ANTARA Foto/ Reno Esnir

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif