Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong (tengah) dan Sekda Provonsi Sulawesi Tenggara Nur Endang Abbas (kanan) menanam mangrove di pesisir di Desa Soropia, Konawe, Sulawesi Tenggara.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong (tengah) dan Sekda Provonsi Sulawesi Tenggara Nur Endang Abbas (kanan) menanam mangrove di pesisir di Desa Soropia, Konawe, Sulawesi Tenggara.
Penanaman mangrove secara simbolis di Desa Soropia Konawe dan dilakukan bersamaan di kelompok masyarakat pesisir di 10 kabupaten di Sulawesi Tenggara tersebut termasuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM).
Penanaman mangrove secara simbolis di Desa Soropia Konawe dan dilakukan bersamaan di kelompok masyarakat pesisir di 10 kabupaten di Sulawesi Tenggara tersebut termasuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM).

Wamen LHK Ikut Program Padat Karya Penanaman Mangrove di Konawe

News Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
11 November 2020 22:17
Konawe: Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong mengikuti Program Padat Karya Penanaman Mangrove di Desa Soropia, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu, 11 November 2020.

"Mangrove ini sangat penting dari sisi ekologi, dari sisi perubahan iklim. Karena salah satu fungsi ekologi mangrove adalah sebagai barrier terhadap intrusi air laut, sebagai penghalang kalau terjadi tsunami," kata Alue Dohong.

Dijelaskannya, selain memiliki manfaat memitigasi bencana seperti tsunami, penanaman mangrove juga berfungsi sebagai tempat pemijahan, tempat biota laut dan sebagainya yang bisa mendorong produksi perikanan dan tentu menjadi sumber pencaharian masyarakat.

Ia juga menyampaikan selain bermanfaat bagi lingkungan, warga yang ikut penanaman mangrove juga akan mendapatkan manfaat ekonomi, karena tujuan lainnya dari program PKPM adalah untuk membantu ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Program Penanaman Mangrove di Sulawesi Tenggara dilaksanakan di 10 Kabupaten. Dengan target 600 hektare dan realisasinya mencapai 1.062 hektare. ANTARA Foto/Jojon

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif