NEWSTICKER
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta.
Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) fatwa mengenai pengurusan jenazah pasien positif virus Korona (Covid). Ma'ruf menyadari situasi petugas yang kesulitan dalam mengurus jenazah pasien virus Korona. Fatwa dimaksudkan sebagai pedoman ke depannya.
Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) fatwa mengenai pengurusan jenazah pasien positif virus Korona (Covid). Ma'ruf menyadari situasi petugas yang kesulitan dalam mengurus jenazah pasien virus Korona. Fatwa dimaksudkan sebagai pedoman ke depannya.
Selain itu, Ma'ruf Amin juga meminta MUI mengeluarkan fatwa terkait petugas medis yang kesulitan untuk melakukan salat ketika sedang bertugas memakai alat pelindung diri atau APD.
Selain itu, Ma'ruf Amin juga meminta MUI mengeluarkan fatwa terkait petugas medis yang kesulitan untuk melakukan salat ketika sedang bertugas memakai alat pelindung diri atau APD.
Di samping itu, Ma'ruf meminta keterlibatan ulama untuk berkontribusi menyosialisasi arahan terkait social distancing. Menurutnya, menaati seruan pemerintah dan MUI itu menjadi penting dalam upaya mencegah penyebaran Korona.
Di samping itu, Ma'ruf meminta keterlibatan ulama untuk berkontribusi menyosialisasi arahan terkait social distancing. Menurutnya, menaati seruan pemerintah dan MUI itu menjadi penting dalam upaya mencegah penyebaran Korona.

Wapres Minta MUI Keluarkan Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Korona

News Virus Korona
23 Maret 2020 15:53
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan dua fatwa terkait adanya wabah virus Korona (Covid-19).

Pertama, fatwa mengenai pengurusan jenazah pasien positif virus Korona (Covid). Ma'ruf menyadari situasi petugas yang kesulitan dalam mengurus jenazah pasien virus Korona. Fatwa dimaksudkan sebagai pedoman ke depannya.

Fatwa kedua adalah terkait petugas medis yang kesulitan untuk melakukan salat ketika sedang bertugas memakai alat pelindung diri atau APD. 

Di samping itu, Ma'ruf meminta keterlibatan ulama untuk berkontribusi menyosialisasi arahan terkait social distancing. Menurutnya, menaati seruan pemerintah dan MUI itu menjadi penting dalam upaya mencegah penyebaran Korona. ANTARA Foto/Aditya Pradana Putra
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif