Ratusan warga Pulau Sebesi tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu, 26 Desember 2018.
Ratusan warga Pulau Sebesi tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu, 26 Desember 2018.
Sebanyak 957 warga Pulau Sebesi dan 50 warga Pulau Sebuku akan dievakuasi ke Pelabuhan Bakauheni, karena kekhawatiran kembali terjadinya tsunami menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau secara terus-menerus. Mereka akan dievakuasi menggunakan empat kapal, yaitu KM Jembio, KM Trisula, KM Sabuk Nusantara, dan KM Jatra III.
Sebanyak 957 warga Pulau Sebesi dan 50 warga Pulau Sebuku akan dievakuasi ke Pelabuhan Bakauheni, karena kekhawatiran kembali terjadinya tsunami menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau secara terus-menerus. Mereka akan dievakuasi menggunakan empat kapal, yaitu KM Jembio, KM Trisula, KM Sabuk Nusantara, dan KM Jatra III.
Pulau Sebesi merupakan pulau berpenghuni terdekat dengan Gunung Anak Krakatau dengan jarak sekitar 7 miles. Suara letusan Gunung Anak Krakatau yang terjadi terus-menerus memicu kekhawatiran warga di Pulau Sebesi.
Pulau Sebesi merupakan pulau berpenghuni terdekat dengan Gunung Anak Krakatau dengan jarak sekitar 7 miles. Suara letusan Gunung Anak Krakatau yang terjadi terus-menerus memicu kekhawatiran warga di Pulau Sebesi.
Rencananya dari Pelabuhan Bakauheni, penduduk Pulau Besi akan mengungsi ke lokasi aman di daerah Kalianda, Lampung Selatan.
Rencananya dari Pelabuhan Bakauheni, penduduk Pulau Besi akan mengungsi ke lokasi aman di daerah Kalianda, Lampung Selatan.

Khawatir Tsunami, Warga Pulau Sebesi Dievakuasi

News Tsunami di Selat Sunda
26 Desember 2018 16:07
Bandarlampung: Polda Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung mengevakuasi ribuan warga terdampak tsunami di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Warga dievakuasi karena khawatir terjadinya tsunami susulan. AFP Photo/Mohd Rasfan
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif