Sejumlah pengungsi mengantre untuk mengambil air bersih di lokasi pengungsian di SMA Negeri 1 Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara, Jumat, 14 Juni 2019.
Sejumlah pengungsi mengantre untuk mengambil air bersih di lokasi pengungsian di SMA Negeri 1 Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara, Jumat, 14 Juni 2019.
BPBD Sulawesi Tenggara mencatat jumlah pengungsi akibat meluapnya Sungai Konaweha sebanyak 18.697 berada di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Kolaka Timur sementara jumlah pengungsi di Konawe Selatan belum diketahui akibat sulitnya akses jalan dan jaringan seluler.
BPBD Sulawesi Tenggara mencatat jumlah pengungsi akibat meluapnya Sungai Konaweha sebanyak 18.697 berada di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Kolaka Timur sementara jumlah pengungsi di Konawe Selatan belum diketahui akibat sulitnya akses jalan dan jaringan seluler.
Sementara itu jumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Pondidaha bertambah menjadi 11 desa yang sebelumnya tujuh desa, akibat meluapnya Sungai Lahombuti, sementara pihak BPBD Konawe berharap kepada warga yang saat ini masih bertahan untuk segera mengungsi sebab tinggi air terus bertambah.
Sementara itu jumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Pondidaha bertambah menjadi 11 desa yang sebelumnya tujuh desa, akibat meluapnya Sungai Lahombuti, sementara pihak BPBD Konawe berharap kepada warga yang saat ini masih bertahan untuk segera mengungsi sebab tinggi air terus bertambah.
Pemerintah Kabupaten Konawe mencatat 5.360 hektare sawah berisi tanaman padi dan 2.623 hektare tanaman jagung yang terendam banjir yang mengakibatkan kerugian ditaksir sekitar Rp25 miliar.
Pemerintah Kabupaten Konawe mencatat 5.360 hektare sawah berisi tanaman padi dan 2.623 hektare tanaman jagung yang terendam banjir yang mengakibatkan kerugian ditaksir sekitar Rp25 miliar.

Korban Banjir Konawe Antre Air Bersih

News banjir bandang
15 Juni 2019 12:39
Konawe: Ribuan korban banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian karena tempat tinggal mereka masih terendam air. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka harus rela antre. Antara Foto/Jojon
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif