Seorang dokter hewan memeriksa keseahtan burung julang emas (Aceros undulatus)  yang baru disita dari warga Pidie di kandang rehabilitasi BKSDA, Aceh Besar, Aceh, Kamis, 1 November 2018. AFP Photo/Chaideer Mahyuddin
Seorang dokter hewan memeriksa keseahtan burung julang emas (Aceros undulatus) yang baru disita dari warga Pidie di kandang rehabilitasi BKSDA, Aceh Besar, Aceh, Kamis, 1 November 2018. AFP Photo/Chaideer Mahyuddin
Julang emas tersebut harus dirawat dan direhabilitasi terlebih dahulu sebelum  dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Antara Foto/Irwansyah Putra
Julang emas tersebut harus dirawat dan direhabilitasi terlebih dahulu sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Antara Foto/Irwansyah Putra
BKSDA Aceh juga merawat bayi siamang (Symphalangus syndactylus) berusia sekitar dua bulan yang disita dari warga beberapa waktu yang lalu. Untuk dilepasliarkan ke habitatnya, satwa langka tersebut harus mendapat perawatan khusus dalam jangka waktu sekitar tiga tahun. Antara Foto/Irwansyah Putra
BKSDA Aceh juga merawat bayi siamang (Symphalangus syndactylus) berusia sekitar dua bulan yang disita dari warga beberapa waktu yang lalu. Untuk dilepasliarkan ke habitatnya, satwa langka tersebut harus mendapat perawatan khusus dalam jangka waktu sekitar tiga tahun. Antara Foto/Irwansyah Putra
Saat diamankan, bayi siamang tersebut dalam kondisi yang kritis, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif. AFP Photo/Chaideer Mahyuddin
Saat diamankan, bayi siamang tersebut dalam kondisi yang kritis, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif. AFP Photo/Chaideer Mahyuddin

BKSDA Aceh Rawat Satwa Langka Sitaan dari Warga

News satwa langka
01 November 2018 15:56
Aceh: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih merawat dan merehabilitasi dua ekor beruang madu, bayi siamang dan seekor burung julang emas sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Antara/AFP
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi