Massa buruh dari berbagai organisasi berunjuk rasa menolak iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024.
Massa buruh dari berbagai organisasi berunjuk rasa menolak iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024.
Terlihat massa berpakaian hitam dengan mengibarkan bendera bertuliskan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ada juga massa yang berpakaian hijau dengan tulisan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSPKEP).
Terlihat massa berpakaian hitam dengan mengibarkan bendera bertuliskan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ada juga massa yang berpakaian hijau dengan tulisan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSPKEP).
Tampak pula spanduk bertuliskan 'Tolak PP tentang Tapera', 'Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja', dan 'Tolak aturan KRIS BPJS Kesehatan'.
Tampak pula spanduk bertuliskan 'Tolak PP tentang Tapera', 'Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja', dan 'Tolak aturan KRIS BPJS Kesehatan'.
Selain menolak PP Tapera, massa buruh juga menolak rencana kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal, tolak KRIS BPJS Kesehatan, tolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja, dan menuntut hapus out sourching serta tolak upah murah.
Selain menolak PP Tapera, massa buruh juga menolak rencana kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal, tolak KRIS BPJS Kesehatan, tolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja, dan menuntut hapus out sourching serta tolak upah murah.

Massa Tolak Tapera Padati Kawasan Patung Kuda

06 Juni 2024 13:32
Jakarta: Massa unjuk rasa penolak program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) hingga Uang Kuliah Tunggal (UKT) memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Juni 2024. 

Terlihat massa berpakaian hitam dengan mengibarkan bendera bertuliskan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ada juga massa yang berpakaian hijau dengan tulisan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSPKEP).

Tampak pula spanduk bertuliskan 'Tolak PP tentang Tapera', 'Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja', dan 'Tolak aturan KRIS BPJS Kesehatan'.

"Secara individu kita berjuang bersama-sama untuk mempertahankan hak kita. Mari kita semangat berjuang bersama, di tengah terik matahari kita sama-sama pertahankan apa yang menjadi hak kita, semangat," kata koordinator aksi melalui pengeras suara dari atas mobil komando.

Sementara kepolisian mengamankan dan bersiap siaga di setiap titik Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Kepolisian mengerahkan sebanyak 1.626 personel gabungan guna mengamankan unjuk rasa itu.

Sebelumnya, Presiden Partai Buruh yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal nengatakan dirinya dan para buruh akan berunjuk rasa untuk menyatakan penolakan terhadap PP Tapera itu.

"Selain itu, buruh akan menyuarakan tuntutan untuk mencabut PP tentang program Kamar Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan, menolak Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal, mencabut omnibus law UU Cipta Kerja, dan Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM)," kata Said. MI/Usman Iskandar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

News Tapera Perumahan