"Tapi Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono), sertifikat jumlahnya segini sedikit, saya minta tahun depan 10 kali lipat dari yang diberikan sekarang, karena dalam persaingan global, sertifikat seperti ini sangat dibutuhkan sekali untuk operator alat berat, pasang batu, pasang baja ringan, bangun irigasi semua di sini," kata Presiden di JIExpo Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.
"Spesilisasi seperti ini sangat penting untuk kita tunjukkan bahwa kita terampil, 'skill' kita tidak kalah dengan negara-negara lain kita berkompetisi bersaing dengan SDM negara lain," tambah Presiden.
Dalam empat tahun terakhir, menurut Presiden, pemerintah fokus untuk membangun infraskturktur baik jalan tol, jalan raya, kereta api, bandara, bendungan, waduk, pelabuhan, pembangkit tenaga listrik, pos batas negara dan pembangunan infrastruktur lainnya.
Dalam empat tahun terakhir, menurut Presiden, pemerintah fokus untuk membangun infraskturktur baik jalan tol, jalan raya, kereta api, bandara, bendungan, waduk, pelabuhan, pembangkit tenaga listrik, pos batas negara dan pembangunan infrastruktur lainnya. "Semua ini dimaksudkan untuk meningkatkan konektivitas, membuka keterisolasian, memudahkan dan memurahkan transportasi serta biaya logistik. Hal ini bukan saja dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi tapi juga mempersatukan Indonesia karena orang bisa bekerja dari Aceh langsung ke Papua," ungkap Presiden.
Artinya, menurut Presiden, pembangunan infrasktruktur bisa mempersatukan Indonesia dan juga menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Artinya, menurut Presiden, pembangunan infrasktruktur bisa mempersatukan Indonesia dan juga menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Jadi jangan hanya dilihat sebagai urusan ekonomi tapi juga urusan mempersatukan bangsa ini dan kehadian sosial bagi seluruh Indonesia. Jika tanpa industri konstruksi tanpa insinyur sipil, arsitek seperti bapak ibu sekalian saya pastikan program pemerintah membangun infrastruktur tidak berjalan," tambah Presiden.

Presiden Minta Pekerja Konstruksi Bersertifikat Terus Ditambah

News presiden jokowi
31 Oktober 2018 13:24
Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan penambahan pekerja konstruksi bersertifikat di Indonesia. Hal itu dikatakan Presiden saat menyerahkan sertifikat kompetensi kepada perwakilan 10 ribu tenaga kerja konstruksi se-Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif