Wapres Jusuf Kalla (ketiga kiri), didampingi mantan Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin (ketiga kanan), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj (kedua kanan), Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir (kedua kiri), Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Indonesia Hamdan Zoelva (kiri), dan Menteri Agama Lukman Hakim (kanan) menyampaikan hasil pertemuan para ormas terkait peristiwa pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.
Wapres Jusuf Kalla (ketiga kiri), didampingi mantan Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin (ketiga kanan), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj (kedua kanan), Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir (kedua kiri), Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Indonesia Hamdan Zoelva (kiri), dan Menteri Agama Lukman Hakim (kanan) menyampaikan hasil pertemuan para ormas terkait peristiwa pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.
Dalam pertemuan tersebut para ormas menyepakati untuk menjaga suasana kedamaian, berupaya meredam situasi, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan menolak upaya adu domba dan pecah belah.
Dalam pertemuan tersebut para ormas menyepakati untuk menjaga suasana kedamaian, berupaya meredam situasi, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan menolak upaya adu domba dan pecah belah.
Apabila terdapat pelanggaran hukum di dalam peristiwa tersebut, diserahkan kepada Polri untuk menyelesaikan berdasarkan hukum yang berlaku.
Apabila terdapat pelanggaran hukum di dalam peristiwa tersebut, diserahkan kepada Polri untuk menyelesaikan berdasarkan hukum yang berlaku.

Kesepakatan Bersama Para Ormas Terkait Pembakaran Bendera Tauhid

News
27 Oktober 2018 09:55
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan para pimpinan ormas terkait peristiwa pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018. Dalam pertemuan tersebut para ormas menyepakati untuk menjaga suasana kedamaian, berupaya meredam situasi, serta mengajak seluruh masyarakat bergandengan tangan menolak upaya adu domba dan pecah belah. Antara Foto/Aprillio Akbar
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif