Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menemukan sejumlah serpihan yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Minggu, 10 Januari 2020.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menemukan sejumlah serpihan yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Minggu, 10 Januari 2020.
Serpihan itu diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk diperiksa.
Serpihan itu diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk diperiksa.
Kapala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito selaku SAR coordinator (SC) mengungkapkan penyerahan serpihan badan pesawat tersebut berlangsung di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penyerahan kepada DVI Polri diwakili oleh Kasubdit Dokpol Kompol Asep Winardi.
Kapala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito selaku SAR coordinator (SC) mengungkapkan penyerahan serpihan badan pesawat tersebut berlangsung di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penyerahan kepada DVI Polri diwakili oleh Kasubdit Dokpol Kompol Asep Winardi.
Basarnas masih mencari korban ataupun serpihan pesawat untuk menemukan titik terang dari kecelakaan itu. Bagus memastikan pihaknya akan mengoptimalkan pencarian.
Basarnas masih mencari korban ataupun serpihan pesawat untuk menemukan titik terang dari kecelakaan itu. Bagus memastikan pihaknya akan mengoptimalkan pencarian.
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu baru lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu baru lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
Petugas Basarnas memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta.
Petugas Basarnas memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta.
Petugas DVI Polri membawa kantong jenazah yang diduga berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta.
Petugas DVI Polri membawa kantong jenazah yang diduga berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta.
Petugas Basarnas memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta.
Petugas Basarnas memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta.
Balon seluncur darurat diduga milik pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan.
Balon seluncur darurat diduga milik pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan.
Posisi jatuhnya pesawat berada di perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Polisi menyebut nelayan sekitar sempat mendengar dentuman seperti petir. Dentuman terdengar di sekitar Pulau Laki.
Posisi jatuhnya pesawat berada di perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Polisi menyebut nelayan sekitar sempat mendengar dentuman seperti petir. Dentuman terdengar di sekitar Pulau Laki.

Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke DVI Polri

News Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
10 Januari 2021 11:20
Jakarta: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menemukan sejumlah serpihan yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Minggu, 10 Januari 2020. Serpihan itu diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk diperiksa.

Kapala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito selaku SAR coordinator (SC) mengungkapkan penyerahan serpihan badan pesawat tersebut berlangsung di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penyerahan kepada DVI Polri diwakili oleh Kasubdit Dokpol Kompol Asep Winardi.
 
Basarnas masih mencari korban ataupun serpihan pesawat untuk menemukan titik terang dari kecelakaan itu. Bagus memastikan pihaknya akan mengoptimalkan pencarian.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu baru lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat itu ada di 11 nautical mile di utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang jatuh itu mengangkut 62 orang, terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru.

Presiden Joko Widodo memberi arahan kepada tim Basarnas dan jajaran untuk memaksimalkan pencarian. Sejumlah kapal Basarnas juga sudah dikerahkan. Sebanyak 4 kapal, 3 kapal karet, 3 sea rider. Kondisi cuaca saat ini jgua dikoordinasikan dengan BMKG. AFP Photo/Adek Berry/Demy Sanjaya/Dany Krisnadhi

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif