Sejak wabah covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Februari lalu, masyarakat menyikapinya dengan berbagai cara. Ada yang berlomba untuk menutup wilayahnya. Ada pula yang sibuk menyemprotkan disinfektan di lingkungannya.
Sejak wabah covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Februari lalu, masyarakat menyikapinya dengan berbagai cara. Ada yang berlomba untuk menutup wilayahnya. Ada pula yang sibuk menyemprotkan disinfektan di lingkungannya.
Namun, hal yang berbeda dilakukan warga RW 11, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kelurahan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka menyikapi pandemi ini dengan cara yang unik.
Namun, hal yang berbeda dilakukan warga RW 11, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kelurahan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka menyikapi pandemi ini dengan cara yang unik.
Sejak pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung, Ketua RW 11 bersama pemuda Karang Taruna setempat berinisiatif menggalang dana untuk membuat robot yang diberi nama 'Sikopit'.
Sejak pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung, Ketua RW 11 bersama pemuda Karang Taruna setempat berinisiatif menggalang dana untuk membuat robot yang diberi nama 'Sikopit'.
Sikopit yang tergabung dalam satgas anti nongkrong ini bertugas memberikan imbauan kepada warga agar menghindari kerumunan serta tetap berada di rumah.
Sikopit yang tergabung dalam satgas anti nongkrong ini bertugas memberikan imbauan kepada warga agar menghindari kerumunan serta tetap berada di rumah.
Setiap harinya, Sikopit bersama seorang anggota Linmas dan Karang Taruna berkeliling gang di RW 11. Mereka biasa berkeliling pada waktu siang dan malam hari.
Setiap harinya, Sikopit bersama seorang anggota Linmas dan Karang Taruna berkeliling gang di RW 11. Mereka biasa berkeliling pada waktu siang dan malam hari.
Ketua RW 11 Ninuk Gagan mengatakan, cara ini dilakukan agar penyampaian imbauan kepada warga tidak selalu terkesan serius sehingga diharapkan dapat meminimalisir konflik yang mungkin terjadi.
Ketua RW 11 Ninuk Gagan mengatakan, cara ini dilakukan agar penyampaian imbauan kepada warga tidak selalu terkesan serius sehingga diharapkan dapat meminimalisir konflik yang mungkin terjadi.
"Siasat kecil ini kami lakukan untuk menekan penyebaran covid-19 dengan kreativitas. Agar kreativitas kami tidak mati saat pandemi," ungkapnya.

Aksi Sikopit Saat Pandemi Covid-19

News Virus Korona
24 Mei 2020 20:49
Bandung: Sejak wabah covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Februari lalu, masyarakat menyikapinya dengan berbagai cara. Ada yang berlomba untuk menutup wilayahnya. Ada pula yang sibuk menyemprotkan disinfektan di lingkungannya.

Namun, hal yang berbeda dilakukan warga RW 11, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kelurahan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka menyikapi pandemi ini dengan cara yang unik.

Sejak pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung, Ketua RW 11 bersama pemuda Karang Taruna setempat berinisiatif menggalang dana untuk membuat robot yang diberi nama 'Sikopit'.

Sikopit yang tergabung dalam satgas anti nongkrong ini bertugas memberikan imbauan kepada warga agar menghindari kerumunan serta tetap berada di rumah.

Setiap harinya, Sikopit bersama seorang anggota Linmas dan Karang Taruna berkeliling gang di RW 11. Mereka biasa berkeliling pada waktu siang dan malam hari.

Ketua RW 11 Ninuk Gagan mengatakan, cara ini dilakukan agar penyampaian imbauan kepada warga tidak selalu terkesan serius sehingga diharapkan dapat meminimalisir konflik yang mungkin terjadi. 

"Siasat kecil ini kami lakukan untuk menekan penyebaran covid-19 dengan kreativitas. Agar kreativitas kami tidak mati saat pandemi," ungkapnya. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif