Beras masih menjadi bahan pokok paling populer dan paling disukai untuk konsumsi warga masyarakat Indonesia. Apalagi di Aceh, warga dianggap belum merasa puas atau seolah tidak merasa kenyang bila tidak memakan (mengkonsumsi) nasi tiga kali sehari.
Beras masih menjadi bahan pokok paling populer dan paling disukai untuk konsumsi warga masyarakat Indonesia. Apalagi di Aceh, warga dianggap belum merasa puas atau seolah tidak merasa kenyang bila tidak memakan (mengkonsumsi) nasi tiga kali sehari.
Oleh karena itu lah kenaikan harga beras cukup memberatkan warga di bumi berjulukan Serambi Mekkah tersebut. Apalagi ditengah kondisi ekonomi sangat sulit seperti sekarang ini.
Oleh karena itu lah kenaikan harga beras cukup memberatkan warga di bumi berjulukan Serambi Mekkah tersebut. Apalagi ditengah kondisi ekonomi sangat sulit seperti sekarang ini.
Nur, pemerhati masalah sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Pidie, Aceh, kepada Media Indonesia, Minggu, 10 September 2023 mengatakan, akibat kenaikan harga itu banyak kaum ibu kini membatasi jumlah pembelian beras. Mereka mengurangi pembelian bahan pokok itu guna menghemat biaya pengeluaran keluarga.
Nur, pemerhati masalah sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Pidie, Aceh, kepada Media Indonesia, Minggu, 10 September 2023 mengatakan, akibat kenaikan harga itu banyak kaum ibu kini membatasi jumlah pembelian beras. Mereka mengurangi pembelian bahan pokok itu guna menghemat biaya pengeluaran keluarga.

Harga di Aceh Tinggi, Warga Mulai Menghemat Beli Beras

10 September 2023 16:55
Aceh: Beras masih menjadi bahan pokok paling populer dan paling disukai untuk konsumsi warga masyarakat Indonesia. Apalagi di Aceh, warga dianggap belum merasa puas atau seolah tidak merasa kenyang bila tidak memakan (mengkonsumsi) nasi tiga kali sehari.

Oleh karena itu lah kenaikan harga beras cukup memberatkan warga di bumi berjulukan Serambi Mekkah tersebut. Apalagi ditengah kondisi ekonomi sangat sulit seperti sekarang ini.

Di Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Besar misalnya, sejak sebulan terakhir harga beras medium (kwalitas sedang) dari sebelumnya Rp175 ribu per zak (ukuran 15 kg) sekarang naik berkisar Rp185 ribu hingga Rp190 ribu per kg.

Lalu untuk beras premium (kwalitas bagus) dari biasanya Rp190 ribu per kg, kini naik menjadi Rp 115 ribu per kg. Untuk setiap zak rata-rata terjadi kenaikan Rp15 ribu hingga Rp25 ribu.

Kemudian untuk harga beras eceran kwalitas sedang dari sebelumnya Rp18 ribu per bambu (ukuran 2 liter) sekarang meningkat menjadi Rp20 ribu per bambu. Berikutnya untuk beras kwalitas bagus dari biasanya Rp20 ribu sekarang menjadi Rp22 ribu per liter.

Nur, pemerhati masalah sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Pidie, Aceh, kepada Media Indonesia, Minggu, 10 September 2023 mengatakan, akibat kenaikan harga itu banyak kaum ibu kini membatasi jumlah pembelian beras. Mereka mengurangi pembelian bahan pokok itu guna menghemat biaya pengeluaran keluarga.

"Kalau biasanya sekali beli 2 zak, sekarang memadai dulu cukup 1 zak. Kalau sebelumnya sering sekali beli 5 bambu, kini menghemat dulu cukup 2 bambu. Membatasi itu mungkin untuk menanti harga turun lagi," tutur Nur.

Dikatakannya, melonjaknya harga beras di kawasan setempat, sekarang merupakan yang tertingi sejak awal Januari 2023. Karena itu warga harus menahan diri dari kebutuhan bahan keluarga lainnya.

Amatan Media Indonesia, hal ini cukup terasa karena kondisi ekonomi masyarakat sekarang sedang sulit. Apalagi harga BBM dan berbagai bahan kebutuhan pokok keluarga sedang naik. MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News Harga Beras Beras aceh