"Ada dua jenis lobster yang kita sita. Jenis pertama yang paling mahal adalah mutiara dan satu lagi pasir. Jumlah seluruhnya mencapai 77.000 ekor dengan kerugian negara Rp11,5 miliar," kata Direktur Polisi Perairan Polda Riau Kombes Badarudin di Pekanbaru, Jumat, 24 Mei 2019.
Ia menjelaskan pengungkapan tersebut dilakukan jajaran Ditpolair Polda Riau di perairan Kota Dumai pada Kamis, 23 Mei. Polisi berhasil mengamankan satu unit kapal mesin tanpa nama, seorang tersangka serta barang bukti baby lobster sekitar 77 ribu ekor yang akan diselundupkan ke Malaysia.
Ia menjelaskan pengungkapan tersebut dilakukan jajaran Ditpolair Polda Riau di perairan Kota Dumai pada Kamis, 23 Mei. Polisi berhasil mengamankan satu unit kapal mesin tanpa nama, seorang tersangka serta barang bukti baby lobster sekitar 77 ribu ekor yang akan diselundupkan ke Malaysia.

Polairud Riau Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp11,25 M

News penyelundupan
24 Mei 2019 17:55
Pekanbaru: Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Riau menggagalkan upaya penyelundupan 15 kotak berisi belasan ribu bibit lobster senilai lebih dari Rp11,5 miliar di perairan Sungai Raja, Kota Dumai. Antara Foto/Rony Muharrman
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif