Alat berat didatangkan untuk mengevakuasi gerbong KA Sancaka yang mengalami kecelakaan di Ngawi, Jatim, Sabtu, 7 April 2018. Kecelakaan tersebut mengakibatkan masinis meninggal dunia.
Alat berat didatangkan untuk mengevakuasi gerbong KA Sancaka yang mengalami kecelakaan di Ngawi, Jatim, Sabtu, 7 April 2018. Kecelakaan tersebut mengakibatkan masinis meninggal dunia.
Menurut Kahumas Daop 7 Madiun, Supriyono, pihaknya menargetkan hari ini jalur kereta api sudah dapat dilewati KA, meski dengan kecepatan terbatas. Jalur kereta diperkirakan kembali normal Sabtu sore.
Menurut Kahumas Daop 7 Madiun, Supriyono, pihaknya menargetkan hari ini jalur kereta api sudah dapat dilewati KA, meski dengan kecepatan terbatas. Jalur kereta diperkirakan kembali normal Sabtu sore.
Setelah gerbong berhasil dipindahkan, petugas kemudian memperbaiki rel di lokasi kecelakaan sehingga bisa dilewati kembali.
Setelah gerbong berhasil dipindahkan, petugas kemudian memperbaiki rel di lokasi kecelakaan sehingga bisa dilewati kembali.
Seperti diketahui, Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya bertabrakan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di perlintasan liar di km 215+8 Jumat malam sekitar pukul 18.25 WIB. Akibatnya lokomotif dan tiga gerbong di belakangnya anjlok. Lokasi kejadian berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Mantingan, Kabupaten Ngawi.
Seperti diketahui, Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya bertabrakan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di perlintasan liar di km 215+8 Jumat malam sekitar pukul 18.25 WIB. Akibatnya lokomotif dan tiga gerbong di belakangnya anjlok. Lokasi kejadian berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Mantingan, Kabupaten Ngawi.

KA Sancaka Terguling Dievakuasi

07 April 2018 11:29
Ngawi: PT KAI Daop 7 Madiun pada Sabtu, 7 April 2018 pagi, masih melakukan evakuasi KA Sancaka yang mengalami kecelakaan di perlintasan liar km 215+8 antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. ANTARA/Zabur Karuru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

News kecelakaan kereta api