"Meminta diusut tuntas, ditarik siapa orang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu berkaitan dengan kontainer," ujar Tjahjo Kumolo usai bertemu Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto di Gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis, 3 Januari 2019.
Tjahjo juga meminta Bareskrim mengusut tuntas pelaku penyebaran berita bohong adanya data siluman 31 juta untuk Pemilu 2019 yang disebutnya tidak ditemukan satu pun.
Tjahjo juga meminta Bareskrim mengusut tuntas pelaku penyebaran berita bohong adanya data siluman 31 juta untuk Pemilu 2019 yang disebutnya tidak ditemukan satu pun. "Saya yakin KPU sudah melaksanakan secara transparan dan terbuka sesuai dengan aturan dan undang-undang yang ada," tuturnya.
Sementara itu Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto berjanji akan mengungkap pelaku, dari pelaku pertama yang membuat hoaks, pelaku pertama yang mengunggah ke media sosial, sampai pihak yang ikut menyebarkan berita yang ternyata tidak benar itu.
Sementara itu Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto berjanji akan mengungkap pelaku, dari pelaku pertama yang membuat hoaks, pelaku pertama yang mengunggah ke media sosial, sampai pihak yang ikut menyebarkan berita yang ternyata tidak benar itu. "Ini harus kita perangi sama-sama seperti yang disampaikan Bapak Mendagri, bahwa proses pemilu yang akan berlangsung ini harus kita jaga tetap kondusif dan Polri sudah siap untuk melakukan itu," katanya.

Mendagri Minta Bareskrim Usut Hoaks Surat Suara Tercoblos

News pilpres 2019
03 Januari 2019 13:52
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta Badan Reserse Kriminal Polri mengusut tuntas hoaks soal surat suara Pemilu 2019 sebanyak tujuh kontainer sudah tercoblos dan berada di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Antara Foto/Hafidz Mubarak A
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi