Massa dari aktivis mahasiswa, buruh dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Massa dari aktivis mahasiswa, buruh dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Massa dari aktivis mahasiswa, buruh dan masyarakat mendobrak pintu gedung dewan saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Massa dari aktivis mahasiswa, buruh dan masyarakat mendobrak pintu gedung dewan saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Massa dari aktivis mahasiswa, buruh dan masyarakat masuk ke dalam gedung dewan saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Massa dari aktivis mahasiswa, buruh dan masyarakat masuk ke dalam gedung dewan saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Tasik Ricuh

News Omnibus Law
07 Oktober 2020 18:30
Tasik: Massa gabungan terdiri dari buruh dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menuntut pencabutan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR dan pemerintah. Dalam aksinya mereka memblokir Jalan Raya Indihiang tepat depan Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu, 7 Oktober 2020.

Aksi awalnya berjalan damai, namun karena tidak ditemui wakil rakyat massa mulai emosi. Mereka terlibat saling dorong dengan petugas hingga akhirnya menjebol pagar Gedung DPRD Kota Tasikmalaya.

Massa juga sempat merusak pos satpam tepat di depan pintu masuk DPRD. Selain melempar kaca pos dengan batu, masa juga menendang kaca dengan kaki hingga hancur.

Masa kemudian masuk kantor dewan untuk melakukan sweeping wakil rakyat hingga ke ruang kantor. Namum, hanya satu anggota dewan yang ditemui dalam kantor.

Masa menuntut agar Undang Undang Omnibus Law dicabut pemerintah dan DPR. Mereka menilai disahkannya Undang-Undang Omnibus Law sebagai bentuk pengkhianatan kepada rakyat. ANTARA Foto/Adeng Bustomi

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif