Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto  (tengah) melakukan konferensi pers saat acara pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu di Mapolres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Selasa, 13 Oktober 2020. Medcom.id/Hendrik S
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto (tengah) melakukan konferensi pers saat acara pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu di Mapolres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Selasa, 13 Oktober 2020. Medcom.id/Hendrik S
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto (tengah) memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba dengan cara dibakar di Mapolres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Selasa, 13 Oktober 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto (tengah) memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba dengan cara dibakar di Mapolres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Selasa, 13 Oktober 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba berupa 206 kilogram ganja, 9,5 kilogram sabu dan 43 pohon ganja yang disita dari delapan tersangka kurun waktu Juli hingga September 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba berupa 206 kilogram ganja, 9,5 kilogram sabu dan 43 pohon ganja yang disita dari delapan tersangka kurun waktu Juli hingga September 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

200 Kg Ganja dan 9,5 Kg Sabu Dimusnahkan Polrestro Tangerang Kota

News ganja
13 Oktober 2020 15:31
Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba berupa 206 kilogram ganja, 9,5 kilogram sabu dan 43 pohon ganja, di Mapolres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Selasa, 13 Oktober 2020.

Pemusnahan narkoba berbagai jenis tersebut dengan cara dibakar di mobil incinerator milik Badan Narkoba Nasional (BNN). 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto mengatakan, 206 kg ganja dan 9,5 kg sabu tersebut merupakan barang tangkapan dari delapan tersangka sejak Juli hingga September 2020. 

"Ratusan barang haram tersebut diamankan dari delapan tersangka berinsial HC, YK, AN, DP, NB, AL, SA, dan SS. Ini kita musnahkan sebagai upaya antisipasi penyalahgunaan," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. 

"Dengan ancaman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup atau pidana mati," ujar Kombes Sugeng. Medcom.id/ANTARA FOTO

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif