Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) didampingi Karo Penmas Brigjen Rusdi Hartono (kiri) dan Kabag Penum Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan keterangan pers terkait Terorisme di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) didampingi Karo Penmas Brigjen Rusdi Hartono (kiri) dan Kabag Penum Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan keterangan pers terkait Terorisme di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.
Polisi menangkap salah satu pimpinan Jamaah Islamiyah (JI). Dari penangkapan itu, terungkap anggota JI muda dari Indonesia diakui oleh organisasi teroris di Suriah.
Polisi menangkap salah satu pimpinan Jamaah Islamiyah (JI). Dari penangkapan itu, terungkap anggota JI muda dari Indonesia diakui oleh organisasi teroris di Suriah.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut hal itu berdasarkan pemeriksaan terhadap salah satu pimpinan JI tertua atau Amir Para Wijayanto. Dia merupakan salah satu pimpinan  yang tertangkap pada 29 Juni 2019 silam.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut hal itu berdasarkan pemeriksaan terhadap salah satu pimpinan JI tertua atau Amir Para Wijayanto. Dia merupakan salah satu pimpinan yang tertangkap pada 29 Juni 2019 silam.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono menujukkan foto pimpinan JI Amir Para Jayanto yang tertangkap pada 29 Juni 2019 silam menyampaikan keterangan pers terkait Terorisme di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono menujukkan foto pimpinan JI Amir Para Jayanto yang tertangkap pada 29 Juni 2019 silam menyampaikan keterangan pers terkait Terorisme di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.
Menurut Argo, sejumlah anggota JI muda yang berasal dari Indonesia dikabarkan juga menjadi pelatih di Suriah. Mereka diketahui melatih kader-kader organisasi teroris dari negara lain.
Menurut Argo, sejumlah anggota JI muda yang berasal dari Indonesia dikabarkan juga menjadi pelatih di Suriah. Mereka diketahui melatih kader-kader organisasi teroris dari negara lain.
Selain itu, anggota JI Indonesia yang berada di Suriah juga diketahui terjun langsung untuk berperang di perbatasan. Beberapa di antaranya tewas di medan perang tersebut.
Selain itu, anggota JI Indonesia yang berada di Suriah juga diketahui terjun langsung untuk berperang di perbatasan. Beberapa di antaranya tewas di medan perang tersebut.

Polri Sebut Kemampuan Kader Muda JI Indonesia Diakui Teroris Suriah

News terorisme polri suriah teroris
04 Januari 2021 19:13
Jakarta: Polisi menangkap salah satu pimpinan Jamaah Islamiyah (JI). Dari penangkapan itu, terungkap anggota JI muda dari Indonesia diakui oleh organisasi teroris di Suriah. 

Dalam keterangan pers terkait Terorisme di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin, 4 Januari 2020, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut hal itu berdasarkan pemeriksaan terhadap salah satu pimpinan JI tertua atau Amir Para Wijayanto. Dia merupakan salah satu pimpinan  yang tertangkap pada 29 Juni 2019 silam.

Menurut Argo, sejumlah anggota JI muda yang berasal dari Indonesia dikabarkan juga menjadi pelatih di Suriah. Mereka diketahui melatih kader-kader organisasi teroris dari negara lain.

Selain itu, anggota JI Indonesia yang berada di Suriah juga diketahui terjun langsung untuk berperang di perbatasan. Beberapa di antaranya tewas di medan perang tersebut. MI/Susanto

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif