Polisi mengamankan pelajar yang akan mengikuti aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Polisi mengamankan pelajar yang akan mengikuti aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Sebanyak 499 orang di Kota Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap karena diduga berencana melakukan tindakan provokatif terkait aksi massa menolak Omnibus Law selama dua hari terakhir.
Sebanyak 499 orang di Kota Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap karena diduga berencana melakukan tindakan provokatif terkait aksi massa menolak Omnibus Law selama dua hari terakhir.
Mereka rata-rata pelajar yang membentuk kelompok dan ditangkap dari beberapa lokasi.
Mereka rata-rata pelajar yang membentuk kelompok dan ditangkap dari beberapa lokasi.
Polisi mengamankan pelajar yang akan mengikuti aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Polisi mengamankan pelajar yang akan mengikuti aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Sumatera Selatan melakukan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Sumatera Selatan melakukan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengungkap, pihaknya telah menangkap 174 orang saat aksi massa pada Rabu, 7 Oktober 2020, terdiri dari 13 pelajar SMP, 112 pelajar SMK, enam orang mahasiswa, dan 43 masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengungkap, pihaknya telah menangkap 174 orang saat aksi massa pada Rabu, 7 Oktober 2020, terdiri dari 13 pelajar SMP, 112 pelajar SMK, enam orang mahasiswa, dan 43 masyarakat.
Kemudian menangkap 325 orang pada Kamis, 8 Oktober 2020. Dia mengungkap, 90 persen yang ditangkap adalah pelajar.
Kemudian menangkap 325 orang pada Kamis, 8 Oktober 2020. Dia mengungkap, 90 persen yang ditangkap adalah pelajar.

Demo Ricuh di Palembang, 499 Orang Ditangkap dalam 2 Hari

News Demo Tolak Omnibus Law
08 Oktober 2020 22:32
Palembang: Sebanyak 499 orang di Kota Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap karena diduga berencana melakukan tindakan provokatif terkait aksi massa menolak Omnibus Law selama dua hari terakhir. Mereka rata-rata pelajar yang membentuk kelompok dan ditangkap dari beberapa lokasi, Kamis, 8 Oktober 2020.

"Mereka sementara ini belum dibebaskan karena harus menjalani pendataan, pembinaan dan penyidikan terkait indikasi ditemukan pelanggaran hukum," ujar
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, di Polrestabes Palembang, Palembang, Sumsel, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Dia mengungkap, pihaknya telah menangkap 174 orang saat aksi massa pada Rabu, 7 Oktober 2020, terdiri dari 13 pelajar SMP, 112 pelajar SMK, enam orang mahasiswa, dan 43 masyarakat.

Kemudian menangkap 325 orang pada Kamis, 8 Oktober 2020. Dia mengungkap, 90 persen yang ditangkap adalah pelajar.
 
Pihaknya menemukan senjata tajam dan bom molotov dari para pelajar. Barang bukti tersebut pun telah disita.
 
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji, mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang dan Sumsel agar pihak sekolah menertibkan anak didiknya.
 
Ia juga mengingatkan orang tua agar memperhatikan kegiatan anaknya. Sehingga tidak ikut serta dalam aksi massa penolakan omnibus law. ANTARA Foto/Nova Wahyudi

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif