Kondisi rumah yang terdampak banjir bandang luapan Sungai Cipalebuh, Desa Mandalakasih, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kondisi rumah yang terdampak banjir bandang luapan Sungai Cipalebuh, Desa Mandalakasih, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Banjir bandang tersebut mengakibatkan enam kecamatan di Garut Selatan terendam banjir.
Banjir bandang tersebut mengakibatkan enam kecamatan di Garut Selatan terendam banjir.
Warga membersihkan lumpur akibar banjir bandang luapan Sungai Cipalebuh, Desa Mandalakasih, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Warga membersihkan lumpur akibar banjir bandang luapan Sungai Cipalebuh, Desa Mandalakasih, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Petugas membersihkan material lumpur dan tanah dengan alat berat di Desa Sirnabakti, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Petugas membersihkan material lumpur dan tanah dengan alat berat di Desa Sirnabakti, Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hujan deras yang melanda kawasan Garut selatan mengakibatkan tanah longsor hingga memutus jalan penghubung antara kecamatan Cisompet dan kecamatan Pameungpeuk.
Hujan deras yang melanda kawasan Garut selatan mengakibatkan tanah longsor hingga memutus jalan penghubung antara kecamatan Cisompet dan kecamatan Pameungpeuk.

Enam Kecamatan di Garut Terendam Banjir

News bencana banjir
12 Oktober 2020 17:03
Garut: Enam kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi Senin, 12 Oktober 2020, setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Minggu, 11 Oktober 2020, malam.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengungkapkan, banjir bandang, longsor serta pergerakan tanah ini terjadi salah satunya disebabkan kerusakan adanya hutan di Kecamatan Cikajang dan Cisompet.

Dari enam kecamatan yang terdampak bencana ini, menurut Rudy, ada dua kecamatan yang terbilang parah, yaitu Kecamatan Pamengpeuk dan Cikelet yang terdampak banjir bandang akibat luapan beberapa sungai yang bermuara di Pantai Selatan Garut.

Pemerintah daerah telah menyiapkan tempat pengungsian dan dapur umum. Saat ini diperkirakan sudah ada 1.000 orang warga yang mengungsi ke tempat-tempat pengungsian. ANTARA Foto/Candra Yanuarsyah

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif