Barang bukti tiga anak macan akar (Prionailurus bengalensis) dihadirkan bersama tersangka saat gelar kasus perdagangan satwa dilindungi di Mapolda Sumut, di Medan, Sumatera Utara, Jumat, 11 Januari 2019.
Barang bukti tiga anak macan akar (Prionailurus bengalensis) dihadirkan bersama tersangka saat gelar kasus perdagangan satwa dilindungi di Mapolda Sumut, di Medan, Sumatera Utara, Jumat, 11 Januari 2019.
Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama dengan Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan perdagangan satwa liar lewat media sosial, di Dusun III Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa, 8 Januari 2019 malam.
Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama dengan Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan perdagangan satwa liar lewat media sosial, di Dusun III Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa, 8 Januari 2019 malam.
Petugas menangkap satu orang tersangka dengan barang bukti tiga ekor anak lutung emas, tiga ekor anak elang brontok (Nisaetus cirrhatus) dan tiga ekor anak macan Akar (Prionailurus bengalensis).
Petugas menangkap satu orang tersangka dengan barang bukti tiga ekor anak lutung emas, tiga ekor anak elang brontok (Nisaetus cirrhatus) dan tiga ekor anak macan Akar (Prionailurus bengalensis).

Polda Sumut Gagalkan Perdagangan Online Satwa Dilindungi

News satwa langka
11 Januari 2019 13:31
Medan: Polda Sumut bersama pihak BBKSDA Sumut berhasil menggagalkan perdagangan satwa dilindungi lewat media sosial di Dusun III Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa, 8 Januari 2019. Antara Foto/Irsan Mulyadi
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi