NEWSTICKER
Dosen dan mahasiswa mengolah bahan alami daun sirih saat membuat cairan antiseptik di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Rabu, 18 Maret 2020.
Dosen dan mahasiswa mengolah bahan alami daun sirih saat membuat cairan antiseptik di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Rabu, 18 Maret 2020.
Cairan antiseptik pembersih tangan (hand sanitizer) yang diproduksi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan UKSW tersebut terbuat dari bahan alami seperti daun sirih, lidah buaya, serai wangi serta campuran bahan kimia triclosan, alkohol dan gliserin. Hand sanitizer tersebut untuk pencegahan penyebaran covid-19 yang akan dibagikan secara gratis kepada civitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.
Cairan antiseptik pembersih tangan (hand sanitizer) yang diproduksi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan UKSW tersebut terbuat dari bahan alami seperti daun sirih, lidah buaya, serai wangi serta campuran bahan kimia triclosan, alkohol dan gliserin. Hand sanitizer tersebut untuk pencegahan penyebaran covid-19 yang akan dibagikan secara gratis kepada civitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.
Guru SMP Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat di Solo, Jawa TEngah membuat cairan pembersih tangan (hand sanitizer) berbahan  lidah huaya, daun sirih, kulit jeruk, dan kulit rambutan. Menurut literasi bahan-bahan tersebut mengandung antispetik yang mampu membunuh kuman dan virus.
Guru SMP Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat di Solo, Jawa TEngah membuat cairan pembersih tangan (hand sanitizer) berbahan lidah huaya, daun sirih, kulit jeruk, dan kulit rambutan. Menurut literasi bahan-bahan tersebut mengandung antispetik yang mampu membunuh kuman dan virus.
Siswa SMK ISFI Banjarmasin memproduksi cairan antiseptik pembersih tangan sebagai antisipasi untuk mencegah penyebaran covid-19 yang dijual seharga Rp20 ribu per botol ukuran 20 mililiter dan Rp25 ribu per botol ukuran 100 mililiter.
Siswa SMK ISFI Banjarmasin memproduksi cairan antiseptik pembersih tangan sebagai antisipasi untuk mencegah penyebaran covid-19 yang dijual seharga Rp20 ribu per botol ukuran 20 mililiter dan Rp25 ribu per botol ukuran 100 mililiter.

Siswa SMK dan Mahasiswa Produksi Cairan Antiseptik Berbahan Alami

News Virus Korona
19 Maret 2020 09:03
Jakarta: Merebaknya virus korona atau covid-19 di Indonesia membuat cairan pembersih tangan atau hand sanitizer diburu warga. Hal ini membuat hand sanitizer langka di pasaran dan harganya menjadi mahal.

Untuk itu sejumlah siswa SMK dan mahasiwa perguruan tinggi berinisiatif membuat hand sanitizer dari bahan alami.

Hand sanitizer tersebut terbuat dari bahan alami seperti daun sirih, lidah buaya, serai wangi serta campuran bahan kimia triclosan, alkohol, dan gliserin. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/Bayu Pratama S/Maulana Surya
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif