Sejumlah tersangka melakukan adegan rekonstruksi dari praktek aborsi ilegal di klinik kawasan Raden Saleh, Jakarta.
Sejumlah tersangka melakukan adegan rekonstruksi dari praktek aborsi ilegal di klinik kawasan Raden Saleh, Jakarta.
Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi sebanyak 41 adegan dari 17 tersangka praktik aborsi ilegal yang merupakan pengembangan kasus pembunuhan pengusaha roti asal Taiwan Hsu Ming-Hu oleh sekretarisnya berinisial SS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi sebanyak 41 adegan dari 17 tersangka praktik aborsi ilegal yang merupakan pengembangan kasus pembunuhan pengusaha roti asal Taiwan Hsu Ming-Hu oleh sekretarisnya berinisial SS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, rekonstruksi itu digelar untuk menyelaraskan keterangan para tersangka dan saksi saat berlangsungnya operasi di klinik aborsi itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, rekonstruksi itu digelar untuk menyelaraskan keterangan para tersangka dan saksi saat berlangsungnya operasi di klinik aborsi itu.
Hasil penyelidikan, praktik klinik aborsi itu telah beroperasi selama lima tahun. Namun, polisi hanya menemukan catatan jumlah pasien dalam satu tahun terkahir.
Hasil penyelidikan, praktik klinik aborsi itu telah beroperasi selama lima tahun. Namun, polisi hanya menemukan catatan jumlah pasien dalam satu tahun terkahir.
Setidaknya ada 2.638 pasien aborsi yang tercatat sejak Januari 2019 sampai 10 April 2020.
Setidaknya ada 2.638 pasien aborsi yang tercatat sejak Januari 2019 sampai 10 April 2020.

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh

News aborsi ilegal
19 Agustus 2020 17:08
Jakarta: Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus klinik aborsi ilegal di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Agustus 2020. 

Seluruh tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi untuk memperlihatkan peran mereka masing-masing.

Sebelumnya, polisi membongkar praktik aborsi di Klinik dr. SWS, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Agustus 2020. Sebanyak 17 orang ditetapkan sebagai tersangka mulai dari tenaga medis, pengelola, calo hingga orang yang melakukan pengguguran kandungan di tempat itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, rekonstruksi itu digelar untuk menyelaraskan keterangan para tersangka dan saksi saat berlangsungnya operasi di klinik aborsi itu.

Mereka yang ditangkap berinisial dr.SS (57), dr.SWS (84), dr.TWP (59), EM (68), AK (27), SMK (32), W (44), J (52), M (42), S (57), WL (46), AR (44), MK (44), WS (49), CCS (22), HR (23), dan LH (46). 

Hasil penyelidikan, praktik klinik aborsi itu telah beroperasi selama lima tahun. Namun, polisi hanya menemukan catatan jumlah pasien dalam satu tahun terkahir.

Setidaknya ada 2.638 pasien aborsi yang tercatat sejak Januari 2019 sampai 10 April 2020.

Berdasarkan data pasien tersebut, polisi memperkirakan ada 5 sampai 7 orang yang melakukan aborsi di tempat itu per hari.

Praktik klinik aborsi ilegal ini terbongkar saat polisi mengusut kasus pembunuhan pengusaha roti asal Taiwan, Hsu Ming-Hu (52), oleh sekretaris pribadinya berinisial SS (37). Aksi pembunuhan itu terjadi di rumah korban di Cluster Carribean, Kota Deltamas Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 24 Juli lalu. ANTARA Foto/M Risyal Hidayat

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif