BKSDA Sumsel bersama dengan PT Timah melepasliarkan delapan ekor satwa dilindungi di Suaka Marga Satwa Padang Sugihan, Banyuasin, Sabtu, 23 Oktober 2021.
BKSDA Sumsel bersama dengan PT Timah melepasliarkan delapan ekor satwa dilindungi di Suaka Marga Satwa Padang Sugihan, Banyuasin, Sabtu, 23 Oktober 2021.
Masing-masing satwa antaralain dua ekor Kukang Sumatera (Nycticebus coucang), dua ekor Elang Bido (Spilornis chela), dua ekor Elang Bondol (Haliastur indus).
Masing-masing satwa antaralain dua ekor Kukang Sumatera (Nycticebus coucang), dua ekor Elang Bido (Spilornis chela), dua ekor Elang Bondol (Haliastur indus).
Juga ada satu ekor Elang Paria (Milvus migrans), satu ekor Betet Ekor-Panjang (Psittacula longicauda).
Juga ada satu ekor Elang Paria (Milvus migrans), satu ekor Betet Ekor-Panjang (Psittacula longicauda).

BKSDA Sumsel Lepasliarkan 8 Hewan Dilindungi

News Hewan Dilindungi Satwa Langka
23 Oktober 2021 17:46
Jakarta: Sebagai upaya menjaga kelestarian dan habitat hewan dilindungi di Sumatra Selatan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel aktif dan konsisten melakukan beragam upaya. Diantaranya melakukan penyelamatan dan perlindungan bagi hewan yang terancam punah dan langka yang ada di Sumsel.

Apalagi saat ini, masih marak aksi penjualan dan perburuan ilegal terhadap hewan endemik di Sumsel yang dilakukan orang tak bertanggungjawab. BKSDA Sumsel bersama dengan PT Timah melepasliarkan delapan ekor satwa dilindungi di Suaka Marga Satwa Padang Sugihan, Banyuasin, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Masing-masing satwa antaralain dua ekor Kukang Sumatera (Nycticebus coucang), dua ekor Elang Bido (Spilornis chela), dua ekor Elang Bondol (Haliastur indus). Juga ada satu ekor Elang Paria (Milvus migrans), satu ekor Betet Ekor-Panjang (Psittacula longicauda).

Kepala BKSDA Sumatra Selatan Ujang Wisnu Barata mengatakan sebelum dilepasliarkan satwa tersebut sudah dinyatakan sehat oleh dokter hewan Yayasan Alobi Kabupaten Bangka-Belitung yang terlampir dalam surat keterangan kesehatan Hewan Nomor 524.32/971/PKH/X/2021, Nomor 125/UPTD.RSH/SKKH/ IX/2021, dan Nomor 126/UPTD.RSH/SKKH/IX/2021.

Sebelum dilepasliarkan, pihaknya sudah dinyatakan layak untuk dilepasliarkan karena telah melewati masa karantina selama beberapa pekan dalam tiga kandang habituasi terpisah menyesuaikan jenis masing-masing.

Suaka Marga Satwa Padang Sugihan dipilih sebagai tempat untuk melepasliarkan satwa tersebut karena, dinilai cocok untuk menjadi habitat kedelapan satwa itu. MI/Dwi Apriani

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif