Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian melakukan kunjungan kerja ke PT Bogor Sari Nutrisi (BSN), salah satu Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 21 Mei 2026.
Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian melakukan kunjungan kerja ke PT Bogor Sari Nutrisi (BSN), salah satu Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 21 Mei 2026.
Kunjungan dipimpin Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita didampingi Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Afrizal Haris, Direktur IKM Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Dini Hanggandari, serta Direktur Industri Aneka Reny Meilany.
Kunjungan dipimpin Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita didampingi Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Afrizal Haris, Direktur IKM Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Dini Hanggandari, serta Direktur Industri Aneka Reny Meilany.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah bersama Yayasan Astra dalam mendorong pertumbuhan IKM nasional, sejalan dengan tema HUT ke-46 Yayasan Astra, “Bersinergi untuk Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia”.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah bersama Yayasan Astra dalam mendorong pertumbuhan IKM nasional, sejalan dengan tema HUT ke-46 Yayasan Astra, “Bersinergi untuk Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia”.
PT Bogor Sari Nutrisi dipilih sebagai salah satu contoh keberhasilan model pembinaan Yayasan Astra setelah mendapatkan pendampingan sejak 2024. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, hingga perluasan pasar.
PT Bogor Sari Nutrisi dipilih sebagai salah satu contoh keberhasilan model pembinaan Yayasan Astra setelah mendapatkan pendampingan sejak 2024. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, hingga perluasan pasar.

Kemenperin Tinjau Perkembangan IKM Olahan Susu di Bogor

23 Mei 2026 18:11

Bogor: Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian melakukan kunjungan kerja ke PT Bogor Sari Nutrisi (BSN), salah satu Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 21 Mei 2026.

Kunjungan dipimpin Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita didampingi Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Afrizal Haris, Direktur IKM Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Dini Hanggandari, serta Direktur Industri Aneka Reny Meilany.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah bersama Yayasan Astra dalam mendorong pertumbuhan IKM nasional, sejalan dengan tema HUT ke-46 Yayasan Astra, “Bersinergi untuk Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia”.

PT Bogor Sari Nutrisi dipilih sebagai salah satu contoh keberhasilan model pembinaan Yayasan Astra setelah mendapatkan pendampingan sejak 2024. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, hingga perluasan pasar.

Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan susu dan produk turunannya itu memproduksi berbagai produk seperti yoghurt, keju mozzarella, susu pasteurisasi, dan milk candy.

Sejak bergabung dalam program pembinaan Yayasan Astra, PT Bogor Sari Nutrisi mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan, mulai dari Basic Mentality, 5R, Quality Assurance Chain, Branding and Packaging, hingga penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) dan penguatan pemasaran.

Dalam kunjungannya, Reni Yanita meninjau langsung proses produksi PT Bogor Sari Nutrisi yang dinilai telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan kepatuhan pangan.

Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas perkembangan IKM yang berhasil memperluas pasar melalui reseller, toko oleh-oleh khas Bogor, hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan ini juga merupakan bagian dari program Link and Match yang didukung oleh Kementerian Perindustrian RI, sejalan dengan komitmen Yayasan Astra untuk menghubungkan IKM binaannya dengan rantai pasok dan ekosistem industri yang lebih luas. Sinergi ini menjadi bukti nyata keselarasan visi antara Yayasan Astra dan pemerintah dalam mendorong IKM naik kelas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Sekretaris Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Ema Poedjiwati Prasetio, menyampaikan, “Kunjungan Dirjen IKMA ke PT Bogor Sari Nutrisi merupakan momentum yang sangat berarti, tidak hanya bagi BSN, tetapi juga bagi seluruh ekosistem pembinaan IKM yang kami bangun selama 46 tahun. Ini adalah bukti bahwa dengan pendampingan yang konsisten dan sinergi lintas pihak, IKM Indonesia mampu tumbuh, berkembang, dan diakui oleh negara.”

PT Bogor Sari Nutrisi sendiri merupakan contoh sukses model pembinaan lintas generasi yang menjadi kebanggaan Yayasan Astra. Generasi pertama dan generasi kedua BSN, Juhana dan Lita, telah tampil sebagai Brand Ambassador dan Next Generation Yayasan Astra pada peringatan HUT ke-46, membawa semangat inovasi yang terus mendorong pertumbuhan bisnis keluarga ini.

Komitmen Bersama untuk IKM Indonesia Memasuki tahun ke-46, Yayasan Astra semakin memperkuat sinerginya dengan berbagai kementerian dan pemangku kepentingan strategis, termasuk Kementerian Perindustrian RI. Kolaborasi ini diwujudkan melalui berbagai program konkret, mulai dari Program Link and Match untuk menghubungkan IKM dengan rantai pasok industri besar, hingga Program Training of Trainer (ToT) untuk memperluas kapasitas pembinaan IKM di seluruh Indonesia.

Kunjungan ke PT Bogor Sari Nutrisi ini menjadi simbol nyata semangat bersinergi tersebut – bahwa pertumbuhan IKM Indonesia adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan pembina IKM seperti Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra. Dok. Istimewa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News Kementerian Perindustrian UMKM