Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) memberikan bantuan secara simbolis kepada petugas kebersihan KAI dan KCI Mujenih (kedua kiri) sebagai bentuk Apresiasi Kejujuran Kementerian BUMN di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) memberikan bantuan secara simbolis kepada petugas kebersihan KAI dan KCI Mujenih (kedua kiri) sebagai bentuk Apresiasi Kejujuran Kementerian BUMN di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.
Dua petugas KRL yang menemukan uang Rp500 juta kemudian mengembalikannya kepada yang berhak mendapatkan apresiasi dari Kementerian BUMN, Senin, 13 Juli 2020. Apresiasi tersebut diberikan atas kejujuran keduanya.
Dua petugas KRL yang menemukan uang Rp500 juta kemudian mengembalikannya kepada yang berhak mendapatkan apresiasi dari Kementerian BUMN, Senin, 13 Juli 2020. Apresiasi tersebut diberikan atas kejujuran keduanya.
Sebanyak lima perusahaan BUMN memberikan apresiasi kepada Egi Sandi dan Mujenih yang merupakan pekerja kontrak dan masih tinggal bersama orang tuanya itu. Bantuan tersebut antara lain berupa asuransi dan dana investasi dari Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI; ponsel pintar, pulsa, dan saldo LinkAja dari Telkomsel. Selain apresiasi tersebut, keduanya juga diangkat menjadi karyawan tetap di anak usaha PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) anak usaha PT KAI (Persero).
Sebanyak lima perusahaan BUMN memberikan apresiasi kepada Egi Sandi dan Mujenih yang merupakan pekerja kontrak dan masih tinggal bersama orang tuanya itu. Bantuan tersebut antara lain berupa asuransi dan dana investasi dari Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI; ponsel pintar, pulsa, dan saldo LinkAja dari Telkomsel. Selain apresiasi tersebut, keduanya juga diangkat menjadi karyawan tetap di anak usaha PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) anak usaha PT KAI (Persero).
Pada Senin, 6 Juli lalu dua pekerja paruh waktu yang dikontrak PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yakni petugas pengawalan KRL Egi Sandi Saputra, 24, dan petugas kebersihan kereta Mujenih, 34, menemukan kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp500 juta di kolong bangku prioritas salah satu gerbong kereta komuter Jakarta-Bogor. Tanpa pikir panjang, keduanya pun menyerahkan uang itu kepada petugas layanan pelanggan yang membantu mengembalikannya kepada sang penumpang.
Pada Senin, 6 Juli lalu dua pekerja paruh waktu yang dikontrak PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yakni petugas pengawalan KRL Egi Sandi Saputra, 24, dan petugas kebersihan kereta Mujenih, 34, menemukan kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp500 juta di kolong bangku prioritas salah satu gerbong kereta komuter Jakarta-Bogor. Tanpa pikir panjang, keduanya pun menyerahkan uang itu kepada petugas layanan pelanggan yang membantu mengembalikannya kepada sang penumpang.

Petugas KRL Penemu Uang Rp500 Juta Banjir Hadiah

News krl
13 Juli 2020 16:48
Jakarta: Dua petugas KRL yang menemukan uang Rp500 juta kemudian mengembalikannya kepada yang berhak mendapatkan apresiasi dari Kementerian BUMN, Senin, 13 Juli 2020. Apresiasi tersebut diberikan atas kejujuran keduanya.

Sebanyak lima perusahaan BUMN memberikan apresiasi kepada Egi Sandi dan Mujenih yang merupakan pekerja kontrak dan masih tinggal bersama orang tuanya itu. Bantuan tersebut antara lain berupa asuransi dan dana investasi dari Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI; ponsel pintar, pulsa, dan saldo LinkAja dari Telkomsel.

Penyerahan dilakukan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Pelaksana Tugas Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulystyowati.

Lalu, Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya, Direktur Utama AXA Mandiri Financial Service Handojo G Kusuma, serta Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro kepada Egi dan Mujenih yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjoo.

Selain apresiasi tersebut, keduanya juga diangkat menjadi karyawan tetap di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) anak usaha PT KAI (Persero).

Pada Senin, 6 Juli lalu dua pekerja paruh waktu yang dikontrak PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yakni petugas pengawalan KRL Egi Sandi Saputra, 24, dan petugas kebersihan kereta Mujenih, 34, menemukan kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp500 juta di kolong bangku prioritas salah satu gerbong kereta komuter Jakarta-Bogor.

Tanpa pikir panjang, keduanya pun menyerahkan uang itu kepada petugas layanan pelanggan yang membantu mengembalikannya kepada sang penumpang.

Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan sikap jujur petugas KRL tersebut dapat menginspirasikan pegawai BUMN level atas atau manajerial.

"Sebuah akhlak yang dicontohkan teman-teman yang bertugas di barisan paling depan dan berhubungan dengan konsumen itu harus menginspirasikan kita semua yang bekerja sebagai pengambil kebijakan di level atas atau manajerial," ujar Erick Thohir dalam acara 'Apresiasi Petugas KRL' di Jakarta, Senin. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif