Presiden Joko Widodo meninjau lokasi dan korban ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Dia menyebut aksi teror itu sebagai tindakan di luar batas kemanusiaan. ANTARA /Didik Suhartono
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi dan korban ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Dia menyebut aksi teror itu sebagai tindakan di luar batas kemanusiaan. ANTARA /Didik Suhartono
Presiden menyoroti adanya pelibatan anak-anak berumur sekitar 10 tahun dalam aksi bom bunuh diri tersebut. Presiden Jokowi mengatakan, terorisme adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. AFP/Handout
Presiden menyoroti adanya pelibatan anak-anak berumur sekitar 10 tahun dalam aksi bom bunuh diri tersebut. Presiden Jokowi mengatakan, terorisme adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. AFP/Handout
Serangan tersebut mengakibatkan korban dari masyarakat, polisi, termasuk pelaku bom bunuh diri. AFP/JUNI KRISWANTO
Serangan tersebut mengakibatkan korban dari masyarakat, polisi, termasuk pelaku bom bunuh diri. AFP/JUNI KRISWANTO
Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga sempat meninjaulokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur. ANTARA/M Risyal Hidayat
Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga sempat meninjaulokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur. ANTARA/M Risyal Hidayat
Laporan sementara, peristiwa ini menimbulkan 13 korban tewas, termasuk keenam pelaku. Adapun korban luka berjumlah 43 orang. AFP/JUNI KRISWANTO
Laporan sementara, peristiwa ini menimbulkan 13 korban tewas, termasuk keenam pelaku. Adapun korban luka berjumlah 43 orang. AFP/JUNI KRISWANTO

Jokowi: Tindakan Teroris di Surabaya Sungguh Biadab

News Teror Bom di Surabaya
13 Mei 2018 19:16
Surabaya: Presiden Joko Widodo menyebut serangan teroris di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 13 Mei 2018, pagi, sebagai tindakan yang biadab dan di luar batas kemanusiaan. Presiden menyoroti adanya pelibatan anak-anak berumur sekitar 10 tahun dalam aksi bom bunuh diri tersebut. AFP/ANTARA
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi